Heboh! Pangeran Arab Saudi Serukan Kudeta untuk Raja Salman, Ini Alasannya!

Salah satu pangeran Arab Saudi, Khaled bin Farhan, menyerukan kudeta untuk melengserkan Raja Salman

Heboh! Pangeran Arab Saudi Serukan Kudeta untuk Raja Salman, Ini Alasannya!
youtube
Surat pengumuman Pangeran Khaled bin Farhan yang menyatakan bahwa dirinya telah membelot dari keluarga Kerajaan, karena berbagai penyimpangan di bawah dinasti al-Saud 

TRIBUNBATAM.ID-Salah satu pangeran Arab Saudi, Khaled bin Farhan, menyerukan kudeta untuk melengserkan Raja Salman.

Menurut Khaled, banyak anggota keluarga Kerajaan yang marah terhadap apa yang terjadi saat ini.

Baca: Jangan Remehkan! Agar Pencernaan Nyaman, Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Berbuka Puasa!

Baca: Miris! Kabar Aktor Legenda Kungfu, Sammo Hung Pakai Kursi Roda, Jackie Chan Operasi!

Baca: Heboh! Ingin Punya Istri Cantik dan Dibayar Harga Tinggi? Coba Nikahi Wanita dari 7 Negara Ini!

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan dengan Middlle Eat Eve Khaled mengatakan, peraturan irasional, tidak menentu dan kurang masuk akal yang dilakukan Raja Salman sudah berada pada puncaknya.

Hal itu membuat sejumlah anggota keluarga kerajaan marah dan bila dibiarkan, bisa membuat Arab Saudi berada dalam masalah.

Oleh karena itu, Khaled menyerukan pada pamannya, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Pangeran Muqrin bin Abdulaziz yang masih anak-anak Abdulaziz, untuk melakukan upaya pelengseran tahta Raja Salman.

"Jika Ahmed dan Muqrin menyatukan barisan, 99 persen dari anggota keluarga kerajaan, dinas keamanan dan tentara akan berdiri di belakang mereka," jelas Khaled.

Saat ini, putra mahkota kerajaan Saudi diberikan pada Muhammad bin Salman (MBS).

Sebelumnya, Muqrin bin Abdulaziz juga pernah ditunjuk sebagai putra mahkota, tetapi digantikan oleh saudara laki-lakinya, Muhammad bin Nayef.

Penunjukan MBS sebagai putra mahkota ini tak terlalu disukai oleh sejumlah kalangan.

MBS dicurigai sebagai orang yang paling berperan dalam serangan militer Arab Saudi di Yaman, serta menangkap ratusan pangeran dan pengusaha dalam kampanye yang menurutnya antikorupsi.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved