Berita Batam

Koper Diduga Berisi Bom di Trotoar Panbil Awalnya Dikira Milik Warga yang Hendak ke Bandara

Koper hitam di trotoar Panbil, Mukakuning, Batam yang sempat diduga berisi bom awalnya dikira milik warga yang hendak ke Bandara.

Koper Diduga Berisi Bom di Trotoar Panbil Awalnya Dikira Milik Warga yang Hendak ke Bandara
istimewa
Koper hitam yang terletak di trotoar Panbil Mukakuning Batam, Rabu (23/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Koper hitam di trotoar Panbil, Mukakuning, Batam yang sempat diduga berisi bom awalnya dikira milik warga yang hendak ke Bandara.

Hal tersebut diutarakan Armia, seorang tukang ojek di Kawasan Industri Batamindo (OKIP), Rabu (23/5/2018).

"Tadi awalnya kami pikir koper itu milik penyewa yang akan ke bandara. Ketika itu masih pukul 07.00 WIB,"kata Armia.

Armia bersama tukang ojek lainnya pun menunggu siapa pemilik tas tersebut namun, orangnya tidak datang -datang.

"Karena tidak ada yang datang, jadi kami bertanya-tanya,"kata Armia lagi.

Sekitar pukul 08.30 WIB, tukang ojek lainnya mulai berdatangan.

Baca: Dikira Berisi Bom, Koper Hitam Terletak di Trotoar Panbil Batam Bikin Heboh. Begini Kesaksian Warga

Koper hitam yang terletak di trotoar Panbil Mukakuning Batam, Rabu (23/5/2018).
Koper hitam yang terletak di trotoar Panbil Mukakuning Batam, Rabu (23/5/2018). (istimewa)

"Setelah kami ramai, kami bertanya-tanya. Kami pun mulai takut. Pasalnya, akhir-akhir ini sering terjadi bom, makanya kami takut,"ungkapnya.

Kemudian, ada tukang ojek yang meloporkan ke sekuriti kawasan ABB yang sedang berjaga di pintu masuk. Tak lama kemudian, sekutiti melaporkan ke polisi.

"Tadi setelah lapor sekuriti tidak lama polisi datang. Setelah polisi datang, Brimob dan Gegana langsung turun,"kata Armia.

Setelah Brimob dan Gegana datang, semua pengendara yang sedang berhenti melihat tas tersebut langsung diusir.

"Kami semua disuruh menjauh, batasnya kurang lebih 50 meter,"kata Armia.

Dari kejauhan, Armia melihat, tim Gegana menggunakan alat pendeteksi bom.

"Tadi lama juga hampir setengah jam baru selesai,"tambahnya.

Dia juga mengatakan setelah dilakukan pengecekan akhirnya tas tersebut dibawa oleh Tim Gegana.

"Kalau dari cara mereka bawa koper itu tampaknya ada isinya karena petugas Gegana yang mengenakan seragam anti-bom mengangkatnya dengan dua tangan,"kata Armia. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved