Kesal Najib Razak Tuduh Polisi Ambil Cokelat Saat Penggeledahan, Warga Malaysia Bikin Gerakan Unik

Mantan perdana Menteri Malaysia Najib Razak dulu ditakuti, kini menjadi musuh nomor satu rakyat Malaysia.

Kesal Najib Razak Tuduh Polisi Ambil Cokelat Saat Penggeledahan, Warga Malaysia Bikin Gerakan Unik
TWITTER/MSTAR
Petugas membawa sejumlah tas dari kediaman mantan PM Malaysia, Najib Razak 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Mantan perdana Menteri Malaysia Najib Razak dulu ditakuti, kini menjadi musuh nomor satu rakyat Malaysia.

Betapa tidak. Setelah ditumbangkan dalam Pemilu 2014 dua pekan lalu, berbagai keboborokannya diungkap satu per satu.

Terutama sekali terkait dugaan kasus korupsi Najib dan kroniny, skandal 1MDB yang membuat uang rakyat menguap triliunan rupiah serta gaya hidup keluarganya yang dlamor.

Saat polisi menggeledah kediaman dan apartemen mewash milik keluarganya, polisi membawa 72 tas berisi uang tunai, sejumlah kotak perhiasan serta 284 tas mewah yang diduga milik istrinya, Rosmah Mansor.

Baca: NGERI! Klaim Himpun Puluhan Triliun, Ternyata 1MDB Tak Punya Uang Sepeserpun untuk Bayar Utang

Baca: Polisi Baru Bisa Menghitung Uang dari 27 Tas dari 72 Tas Uang Najib Razak. Berapa Jumlahnya?

Baca: ALAMAK! Saat Geledah Apertemen Milik Anak Najib Razak, Polisi Minta Makan dan Bawa Kasur Bayi

Namun, Najib kemudian mengecam tindakan polisi yang menurutnya tidak beradap.

Melalui pengacaranya, Najib mengatakan bahwa saat menggeledah apartemen anaknya, polisi meminta makan dan mengambil cokelat di dalam kulkas di apartemen itu.

Datuk Seri Amar Singh, direktur penyelidikan kejahatan komersial polisi meminta agar keluarga Najib memberikan rincian tuduhan itu.

Jika hal itu terbukti, hal tidak akan ditolerir dan tindakan tegas akan diambil.

Warga Malaysia pun kesal dengan tuduhan itu.

Mereka pun membuat gerakan nyeleneh namun sekaligus sindiran terhadap keluarga Najib.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved