Berita Karimun

BREAKINGNEWS: Tabrak Speedboat Petugas, TNI AL Karimun Ringkus Perompak Selat Malaka!

Tim WFQR Lanal Tanjungbalai Karimun meringkus sekelompok orang diduga perompak Selat Malaka dalam sebuah operasi. Pelaku nekat menabrak speedboat TNI!

BREAKINGNEWS: Tabrak Speedboat Petugas, TNI AL Karimun Ringkus Perompak Selat Malaka!
VOANEWS
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN-Sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku perompakan nekad menabrakan perahu pancung mereka ke speedboat Tim WFQR Lanal TBK.

Peristiwa ini berawal ketika Tim WFQR melakukan pengawasan terkait adanya informasi mengenai dugaan tindak kejahatan dan kekerasan terhadap kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Malaka.

Pada Rabu (23/5/2018) malam, sekira pukul 20.00 WIB, tim yang sedang patroli melihat sebuah perahu pancung tanpa nama bermesin 40 PK di sekitar perairan Karimun anak.

Baca: KPU Terima SK Pengunduran Diri Rahma, Angga: Isu Pilwako Pinang Lawan Kotak Kosong Terbantahkan!

Baca: Keluhkan Bau Mulut saat Jalankan Ibadah Puasa? Jangan Panik, Ikuti Saja 4 Tips Kesehatan Gigi Ini!

Baca: Disangka Angka Misterius, Inilah Sejarah Angka Nol! Ada Peranan Ilmuwan Muslim di Balik Penemuannya!

Baca: Miris! Kabar Aktor Legenda Kungfu, Sammo Hung Pakai Kursi Roda, Jackie Chan Operasi!

"Jumlah orang di boat pancung sebanyak delapan orang. Awalnya diduga TKI ilegal," terang Wadan Lantamal IV, Kolonel Laut Imam Teguh Santoso, saat ekspos di Lanal TBK, Jumat (25/5/2018).

Namun secara tiba-tiba, orang di atas perahu pancung menabrakan diri ke speed boat tim WFQR. Akibatnya atu dari delapan yang berada di atas pancung terjatuh ke laut. Sementara yang lainnya berupaya melarikan diri.

"Dilakukan pengejaran namun pancung tersebut dapat melarikan diri. Lalu tim mencari keberadaan satu orang yang jatuh ke laut. Pada Kamis (24/5/2018) pukul 08.00 WIB terduga pelaku berhasil diamankan," jelas Imam.

Berdasarkan keterangan Na alias Bisman, pria yang diamankan petugas itu, Ia merupakan satu dari anggota kelompok perompak yang sedang mencari kapal sasarannya. Namun ketika melihat speed boat petugas, Ia dan kawan-kawannya berupaya kabur.

Di hari yang sama, petugas kembali mengamankan satu orang anggota perompak lainnya berinisial Di. Di ini juga diamankan petugas di laut.

"Tim WFQR terus melakukan pengejaran terhadap enam orang lain yang melarikan diri ke darat," tambah Imam.

Suasana ekspos penangkapan kawanan perompak di Karimun, Jumat (25/5/2018)
Suasana ekspos penangkapan kawanan perompak di Karimun, Jumat (25/5/2018) (tribunbatam/elhadif putra)

Dari keterangan kedua orang yang diamankan, petugas kemudian membekuk dua orang yang diduga berperan sebagai pendukung aksi kelompok perompak ini. Keduanya dibekuk petugas di daratan

Satu orang berinisial Ro (40) diduga sebagai pengatur aksi perompakan, yang menyiapkan logistik serta pendistribusian barang hasil rompakan.

Sedangkan satu orang lagi berinisial He (51) berperan sebagai pemberi dana pembelian pancung senilai Rp 24.700.000 yang dipakai kelompok untuk beraksi.

"Jadi dua ditangkap si laut dan dua lagi di darat," ujar Imam.

Selain empat orang tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua bilah parang, satu unit perahu pancung 40 PK sebagai sarana perompak, lima unit ponsel, sembilan main metal assy merk Yanmar, 16 oil ring piston merk Yanmar, satu Guide (CWV) merk Yanmar,

satu sea valve 80 A merk Yanmar, dua piston merk Yanmar, 17 buah Klep, 19 thermometer, 38 bold rod, satu gear box, satu set oil ring coil merk Daihatsu, satu set piston ring 2, sati set gasket cyljnder head, tiga thermometer merk Daihatsu, tiga O-Ring cylinder liner dan belasan barang lainnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help