Berita Anambas

Terbaring Lemah, Begini Reaksi Nenek Juni Dikunjungi Kapolres dan Ibu-ibu Bhayangkari Anambas!

Air mata Juni terlihat membasahi pipinya. Terbaring di kamar, nenek berusia 76 tahun ini sesekali terlihat berbicara dengan Kapolres Anambas!

Terbaring Lemah, Begini Reaksi Nenek Juni Dikunjungi Kapolres dan Ibu-ibu Bhayangkari Anambas!
Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
Kapolres Anambas beserta istri saat mengunjungi Nenek Juni, Jumat (25/5/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Air mata Juni terlihat membasahi pipinya. Terbaring di kamar, nenek berusia 76 tahun ini sesekali terlihat berbicara dengan Kapolres beserta ibu Bhayangkari sembari memegang kepalanya dengan kedua tangannya.

Usianya yang sudah lanjut, membuat nenek yang tinggal Dusun Batu Tambun RT 005 RW 02 nomor 24 Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan terpaksa membuatnya harus beraktivitas di dalam kamar.

Baca: Terdakwa Korupsi Termuda Sepanjang Sejarah PN Tanjungpinang Divonis 5 Tahun 6 Bulan! Ini Kasusnya!

Baca: Sudah 5 Tahun Jadi Mualaf, Penampilan Artis Bella Shapira Berhijab Kian Cantik di Mata Netizen!

Baca: Keluhkan Bau Mulut saat Jalankan Ibadah Puasa? Jangan Panik, Ikuti Saja 4 Tips Kesehatan Gigi Ini!

Tak hanya nenek Juni, ibu-ibu Bhayangkari yang ikut bersama Kapolres pun tak kuasa menahan harunya setela melihat kondisi nenek Juni.

"Pendengaran Beliau sudah agak kurang. Terkadang makan pun tidak bisa banyak, paling yang halus-halus saja," ujar Rian Sekretaris Desa Tarempa Selatan Jumat (25/5/2018).

Rian yang terlihat mendampingi nenek Juni ini menceritakan, kondisi kesehatan nenek Juni mulai menurun sejak beberapa tahun terakhir. Sempat dibawa ke fasilitas kesehatan yang ada di Tarempa,

terdapat semacam benjolan yang ada dalam perutnya meski belum bisa dipastikan oleh tenaga kesehatan.

‎Upaya untuk membawa nenek Juni ke rumah sakit di Tanjungpinang pun, sempat terlintas oleh pihak keluarga. Sayang, niat tersebut harus pupus lantaran pertimbangan kondisi kesehatan nenek malang ini.

Nenek Juni pun hanya terbaring di kamar berbahan kayu nan sederhana. Kondisi rumah yang berbahan kayu serta berada di pinggir jalan nasional, memang cukup

kontrakdiktif dengan bangunan beton yang tidak jauh dari lokasi rumah itu, seperti kantor Camat Siantan, kantor Dinas Pekerjaan Umum, dan rumah-rumah pegawai.

"Hasil rapat keluarga kemarin, di sini saja diobati. Memang ada niat untuk dibawa ke Tanjungpinang, namun pertimbangannya kondisi nenek Juni yang sudah tidak kuat lagi," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved