TNI AL Amankan Ratusan Benda Cagar Budaya dari Sebuah Boat Pancung di Moro

TNI AL mengamankan boat pancung yang tengah mengangkut muatan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) di Selatan Perairan Moro

TNI AL Amankan Ratusan Benda Cagar Budaya dari Sebuah Boat Pancung di Moro
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Barang cagar budaya berupa Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang diamankan TNI AL dari boat pancung di Selatan Perairan Moro, Jumat (25/5). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - TNI AL mengamankan boat pancung yang tengah mengangkut muatan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) di Selatan Perairan Moro, Jumat (25/5/2018) lalu.

Dipaparkan dalam ekspos yang dilaksanakan di Mako Lanal TBK, penangkapan berawal dari kecurigaan petugas terhadap boat pancung tanpa nama bermesin 2x40 PK itu.

Patkamla P Karimun Combat board beserta Tim gabungan WFQR Lanal TBK, WFQR Lantamal IV dan WFQR Koarmada 1 kemudian melakukan pemeriksaan sekira pukul 18.00 WIB di boat pancung yang berisi lima awak itu.

Baca: Remaja 15 Tahun Ini Sudah Mencuri 10 Koper di Bandara Soekarno Hatta. Begini Cara Dia Beraksi

Baca: LIVE STREAMING Bali United vs Persib Bandung

Baca: Mohamed Salah Bikin Masjid Tertua di Inggris Ini Makin Ramai Dikunjungi untuk Beribadah

"Saat diperiksa para ABK ini sedang mengangkat benda cagar budaya dari kapal yang tenggelam," kata Pjs Danlanal TBKLetkol Laut (PM) Didik Wahyudi saat ekspos, Sabtu (26/5/2018).

Hasil yang diperoleh tim gabungan, ditemukan satu kotak fiber berisikan barang kapal tenggelam berupa mangkok, piring dan kendi, yang diduga barang antik atau benda cagar budaya dengan jumlah 185 buah.

"Jumlah benda cagar budaya ini sebanyak 185 buah," terang Didik.

Barang-barang cagar budaya itu kemudian dilimpahkan Lanal TBK kepada Dinas Parsenibud Kabupaten Karimun guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Zamri yang menerima pelimpahan mengatakan pihaknya akan mendatangkan tim peneliti cagar budaya dari Sumatera Barat untuk memeriksaan keaslian barang bawaan tersebut.

"Barang-barang itu akan meneliti apakah memiliki nilai yang tinggi, atau hanya barang biasa. Kita belum tau," ujarnya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help