Kapolda Kalbar Pastikan Teriakan Bom di Pesawat Hanya Candaan, Tapi Ancamannya Tak Main-main!

Akibat adanya info 'bomb Joke' tersebut, suasana menjadi panik, sehingga penumpang membuka emergency exit door dan keluar melalui sayap pesawat

Kapolda Kalbar Pastikan Teriakan Bom di Pesawat Hanya Candaan, Tapi Ancamannya Tak Main-main!
Tribun Pontianak
Para penumpang pesawat Lion Air panik dan menuruni tangga darurat setelah seorang penumpang berteriak bom. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNBATAM.id, PONTIANAK - Terkait teriakan Bom di bandara internasional Supadio Pontianak pada Senin (28/5) malam di Pesawat Lion Air JT 687, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memastikan itu info palsu.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menuturkan ‎ info palsu berupa candaan di pesawat Lion Air  JT687 jurusan Pontianak-Jakarta sekitar pukul 18.50 WIB.

"Berdasarkan keterangan dari Pramugari Pesawat Lion Air, bermula adanya seorang penumpang yang menyebutkan tentang bom di bungkusan yang tertinggal di lantai pesawat," kata Didi seperti dilansir Tribun Pontianak

Kemudian ditanya oleh pramugari itu barang milik siapa dan pria yang di ketahui berinisal FN (26) tersebut mengakui barang tersebut miliknya dan berisikan bom.

FN berusia 26 tahun adalah seorang mahasiswa Untan dan tercatat penumpang pesawat tersebut dengan kode Booking TSHYUD‎.

"Saat itu pesawat sudah dalam keadaaan siap akan take off dan pintu kabin sudah tertutup. Akibat adanya info 'bomb Joke' tersebut, suasana menjadi panik, sehingga penumpang membuka emergency exit door dan keluar melalui sayap pesawat." katanya.

Lanjutnya, akibat kejadian ini banyak penumpang yang luka dan panik akibat loncat dari sayap pesawat.

Sampai saat ini korban luka -luka sebanyak 10 orang, delapan orang dirujuk ke RS AURI Lanud Supadio dan dua orang meneruskan penerbangan karena hanya menderita luka ringan. 

"Saat ini ‎Pesawat sudah kembali melanjutkan berangkat ke Jakarta dalam keadaan aman. Tindakan yang dilakukan yakni mengamankan FN serta melakukan pemeriksaan di Polresta Pontianak," ujarnya

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved