Keluarga Dukung Film "Bumi Manusia": Ini Pengakuan untuk Pramudya

Ini pengakuan untuk Pram sendiri. Karena Pram bergelut mendapatkan hak warganegaranya saja dengan kucuran darah

Keluarga Dukung Film
Istimewa
Para pemeran film Bumi Manusia 

TRIBUNBATAM.id, YOGYAKARTA - Keluarga Pramoedya Ananta Toer menyambut gembira novel "Bumi Manusia" diangkat ke layar lebar oleh sutradara Hanung Bramantyo.

Bagi mereka, adaptasi tersebut merupakan sebuah pengakuan bagi Pram sendiri.

"Ini pengakuan untuk Pram sendiri. Karena Pram bergelut mendapatkan hak warganegaranya saja dengan kucuran darah," ucap Astuti Ananta Toer, anak ketiga Pram Desa Gamplong, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Ia menyerahkan sepenuhnya adaptasi novel ke dalam bentuk film, kepada sutradara, para pemain, pembuat skenario, dan tentunya Falcon Pictures sebagai produser.

"Semoga menjadi film yang bagus," lanjut dia.

Ia menambahkan, diangkatnya novel Bumi Manusia ke layar lebar juga sebagai sebuah kehormatan dari rekan-rekan dunia film untuk ayahnya.

Kehidupan Pram sebagai penulis tidak mudah. Ia pernah menjadi tahanan politik di era kolonial, di Orde Lama, dan Orde Baru.

Ia juga pernah merasakan hidup di Pulau Buru sebagai tahanan karena tuduhan terlibat gerakan 30 September 1965.

Setelah bebas tahun 1979, ia masih dikenakan tahanan rumah di Jakarta hingga 1992. Selanjutnya, sebagai tahanan kota dan tahanan negara hingga 1999.

Ia juga wajib lapor satu kali seminggu ke Kodim Jakarta Timur selama kurang lebih 2 tahun.

Novel "Bumi Manusia" adalah satu dari trilogi novel Pram yang terkenal di dunia.

Dua novel lainnya adalaj "Anak Semua banfsa" dan "Jejak Langkah". 

Tetapi ada satu novel lagi yang disebut rangkaian dari novel ini, yakni "Rumah Kaca".

Namun, novel ini dilarang beredar di zaman Orde Baru.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Film Bumi Manusia, Pengakuan untuk Pram"

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved