Berita Batam

Laporan Keuangan BP Batam Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI

BP Batam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI

Laporan Keuangan BP Batam Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI
tribunnews batam/argianto
Gedung BP Batam di Batam Centre 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - BP Batam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Ini kali kedua BP Batam mendapatkan opini WTP. Sebelumnya, saat BP Batam dipimpin Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro, BP Batam juga meraih opini WTP untuk laporan keuangan 2016 dari BPK.

"Ya, ini WTP yang kedua kali. Penghargaan rencananya akan diterima kepala BP Batam, Rabu, 30 Mei di kantor BPK RI di Jakarta," kata Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto kepada wartawan, Senin (28/5) di Media Center BP Batam.

Baca: VIDEO! Facebook Kena Hacker dan Muncul Status SARA, Pemilik Akun Lapor Polisi

Baca: Beredar Kabar Putri Anwar Ibrahim akan Disunting Raja Malaysia, Ini Jawaban Menohok Darinya

Baca: Dampak Pencurian Kabel Bawah Laut di Bintan Hebohkan Anambas! Sinyal Mendadak Jeblok!

Ditegaskan Bambang, pihaknya tak berbesar hati dengan penghargaan tersebut.

"Kami akan selalu bekerja, dan bekerja memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Batam. Kami tidak akan tinggal diam untuk memberikan pelayanan kepada siapapun," ujarnya.

Termasuk juga transparansi dalam penggunaan anggaran di BP Batam. Sehingga pengeluaran tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami harapkan pada 2018, tetap bisa melakukan kinerja yang terbaik," kata Bambang.

Sebelumnya pada Februari hingga Maret lalu, BPK melakukan pemeriksaan terhadap kinerja keuangan BP Batam secara keseluruhan.

Pemeriksaan saat itu didampingi Kepala Satuan Pemeriksa Internal (SPI) BP Batam, Agung Prasetya Adi. Dari pemeriksaan itu, BP Batam mendapat hasil WTP.

"Pak deputi turun langsung terkait hal ini. Komitmen dari atasan luar biasa," kata Agung.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help