Proyek Kereta Cepat Singapura-Kualalumpur Dibatalkan, Empat Hal Penting Ini Patut Diketahui

Konstruksi untuk jalur kereta berkecepatan tinggi atau high speed rail (HSR) Kuala Lumpur-Singapura rencananya akan dimulai tahun ini.

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA- Konstruksi untuk jalur kereta berkecepatan tinggi atau high speed rail (HSR) Kuala Lumpur-Singapura rencananya akan dimulai tahun ini.

Namun sayang, proyek tersebut akan dibatalkan setelah kemarin, Senin (28/5/2018), aada pernyataan resmi dari Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad.

Dia mengatakan bahwa proyek HSR dibatalkan demi menjaga kesehatan keuangan Malaysia.

Lalu, bagaimana sebenarnya proyek HSR ini akan berjalan jika tidak dibatalkan?

Berikut tiga hal penting yang harus diketahui tentang HSR, seperti dilansir TRIBUNBATAM.id dari ChannelNewsAsia, Selasa (29/5/2018).

Baca: Mahathir Pangkas Anggaran Besar-besaran, Rel Kereta Api Cepat Malaysia-Singapura Jadi Korban

Baca: Mahathir Batalkan Pembangunan Kereta Cepat Singapura-Kualalumpur, Begini Respon Negeri Merlion

1. Ide Awal

Prouek HSR memang dicanangkan oleh Perdana Menteri Malaysia sebelumnya, Najib Razak bersama PM Singapura Lee Hsien Loong.

Ide awalnya adalah untuk mengurangi waktu tempuh dari Singapura ke Kualalumpur yang berjarak kurang lebih 350 km.

Selama ini, jarak tempuh dengan kereta api biasa memerlukan waktu 11 menit.

Sementara jika menggunakan HSR, waktu tempunya hanya sekitar 90 menit.

 

Halaman
123
Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved