Papua Nugini Berencana Menutup Facebook Selama Satu Bulan. Ini Alasannya

Papua Nugini atau Papua New Guinea adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua.

Papua Nugini Berencana Menutup Facebook Selama Satu Bulan. Ini Alasannya
Papua Nugini dan pemblokiran Facebook 

TRIBUNBATAM.id - Papua Nugini atau Papua New Guinea adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua.

Negara itu berbatasan darat dengan Provinsi Papua (Indonesia) di sebelah barat.

Papua Nugini juga berbatasan dengan Benua Australia di sebelah selatan dan negara-negara Oseania di sebelah selatan, timur, dan utara.

Baca: Gak Ribet dan Paling Mudah, Begini Cara Kirim Gambar di WhatsApp Tanpa Merubah Ukuran

Negara yang beribukota di Port Moresby ini adalah salah satu negara yang paling bhinneka di Bumi.

Papua Nugini juga salah satu negara yang paling luas wilayah perkampungannya, dengan hanya 18% penduduknya menetap di pusat-pusat perkotaan.

Namun siapa sangka, Papua Nugini menjadi salah satu negara yang berani menutup media sosial paling berpengaruh di dunia.

Baca: Heboh! Seorang Pria Buka Jasa Pelet Online di Facebook, Begini Syarat Menjadi Klien!

Dikutip Grid.ID dari artikel terbitan The Independet tanggal 29 Mei 2018, Papua Nugini berencana untuk menutup Facebook selama satu bulan ke depan.

Penutupan aplikasi media sosial besutan Mark Zuckerberg ini adalah bagian dari percobaan untuk mencegah penyalahgunaan sistematis jaringan sosial.

Menteri Komunikasi Papua Nugini, Sam Basil mengatakan penutupan facebook di negaranya memungkinkan Institut Riset Nasional negara itu untuk melakukan penelitian penyalahgunaan Facebook.

 
"Waktu penutupan itu akan memungkinkan pengumpulan informasi untuk mengidentifikasi pengguna yang bersembunyi di balik akun palsu, pengguna yang mengunggah gambar porno, pengguna yang memposting informasi palsu dan menyesatkan di Facebook untuk disaring dan dihapus," kata Basil.

"Hal ini akan memungkinkan para pemilik akun asli dengan identitas nyata untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help