Tiga Taman Nasional Indonesia Ini akan Jadi Cagar Biosfer Dunia, Begini Keistimewaannya

Tiga taman nasional yang ada di Indonesia akan diusulkan menjadi cagar biosfer dunia.

Tiga Taman Nasional Indonesia Ini akan Jadi Cagar Biosfer Dunia, Begini Keistimewaannya
MOHD RASFAN/AFP/GETTY IMAGES
Taman Nasional Danau Sentarum juga menjadi rumah bagi orangutan Kalimantan yang terancam punah. 

TRIBUNBATAM.id- Tiga taman nasional yang ada di Indonesia akan diusulkan menjadi cagar biosfer dunia.

Ketiganya nanti akan tercatat di UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation), sehingga bakal bertambah menjadi 14.

Lalu, apa dampak penetapan status cagar biosfer ini pada konservasi lingkungan?

Pada April lalu, Gunung Rinjani ditetapkan sebagai geopark dunia oleh organisasi di bawah PBB yang mengurusi pendidikan, keilmuan dan Kebudayaan, UNESCO.

Tak lama kemudian, Taman Nasional Gunung Rinjani yang menaungi gunung tertinggi kedua di Indonesia diusulkan menjadi cagar biosfer dunia.

Menurut ahli geologi yang juga ketua tim pengajuan geopark Rinjanji, Heryadi Rachmat, pengusulan Taman Nasional Gunung Rinjani sebagai cagar biosfer dunia memang sudah menjadi program pemerintah.

"Itu memang sudah menjadi programnya provinsi, LHK mencanangkan itu karena memang statusnya yang sudah menjadi kawasan konservasi, ya sebagai taman nasional, hutan lindung kemudian sekarang menjadi UGG, Unesco Global Geopark," ujar Heryadi kepada BBC Indonesia, pekan lalu.

Selain Taman Nasional Gunung Rinjani, Taman Nasional Berbak Sembilang di Sumatra Selatan dan Jambi, serta Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum di Kalimantan Barat pula diusulkan menjadi cagar biosfer.

Pakar biologi konservasi dari Universitas Indonesia, Jatna Supriatna, menuturkan keistimewaan Taman Nasional Berbak Sembilang adalah karena daerah rawa itu menjadi tujuan migrasi burung-burung dari berbagai wilayah di dunia, termasuk dari Siberia.

"Tapi di situ dikelilingi oleh banyak sekali perusahaan, masyarakat yang merambah. Ini maksudnya supaya mereka ikut terlibat di dalam Berbak itu," cetusnya.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help