Kasus Pelabuhan Tanjungmoco di Dompak, Kepala KSOP Tanjungpinang Blak-blakan Soal Ini!

Saat pertama kali bertugas, saya langsung meninjau pelabuhan itu. Saya mau lari pulang saat lihat kondisinya

Kasus Pelabuhan Tanjungmoco di Dompak, Kepala KSOP Tanjungpinang Blak-blakan Soal Ini!
tribunbatam/thom limahekin
Kepala KSOP Tanjungpinang Aprianus Hangki meninjau Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2018 di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang bersama Kasi Angkutan Laut Misbachin 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Kasus proyek pelabuhan internasional di Pulau Dompak Tanjungpinang nyaris membuat Aprianus Hangki gentar, Kepala KSOP Tanjungpinang.

Betapa tidak, pria yang baru bertugas tiga bulan ini langsung dihadapkan pada kasus yang disidik aparat penegak hukum tersebut.

"Saat pertama kali bertugas, saya langsung meninjau pelabuhan itu. Saya mau lari pulang saat lihat kondisinya," ungkap Hangki kepada TRIBUNBATAM.id, Jumat (1/6/2018) siang.

Baca: Inilah Astana Giri Bangun, Makam yang Menyimpan Cerita Menarik saat Pemakaman Soeharto!

Baca: Disnaker Pinang: Seminggu Sebelum Lebaran THR Harus Sudah Dibayar, Begini Penghitungannya!

Baca: Mau Mudik? Biar Nggak Muntah-muntah di Kendaraan saat Mudik Lebaran, Coba Lakukan 10 Hal Ini

Hangki mengatakan, pelabuhan tersebut dibangun dengan anggaran Rp 121 miliar pada 2015. Setelah dibangun, ada permasalahan pembebasan lahan di sekitar pelabuhan yang belum selesai.

Proses pengurusan pembebasan lahan ini akhirnya diselesaikan Pemprov Kepri dengan Kemenhub RI. Selama proses itu berlangsung, pelabuhan tersebut dibiarkan mangkrak.

"Kasihan. Bangunannya hancur dan tak terurus. Padahal itu dibangun dengan anggaran miliaran rupiah," ucap Hangki.

Pelabuhan Tanjungmoco senilai Rp 117 miliar yang saat ini diselidiki Kejari Tanjungpinang
Pelabuhan Tanjungmoco senilai Rp 117 miliar yang saat ini diselidiki Kejari Tanjungpinang ()

Bertolak dari permasalahan ini, Hangki langsung berkoordinasi dengan Kejati Kepri dan Polres Tanjungpinang terkait proses penyidikan. Dari koordinasi itu, dia akhirnya mengetahui titik terang dari kasus.

Saat ini aparat penegak hukum tengah menangani kasus tersebut. Pihak yang terlibat dalam penanganan kasus ini Polres Tanjungpinang, Kejati Kepri, BPKP, BPK bahkan KPK.

"Kalau koordinasi di daerah, kami bisa langsung berkoordinasi. Tetapi kalau antarlembaga atau instansi, kami tetap berkoordinasi dengan petinggi kami di Jakarta," terang Hangki.

Baca: Terungkap! Terancam Kapal Selam TNI, Jakarta Nyaris Dibom Australia! Tahun 1999 Hampir Perang!

Baca: Terkuak! Akhir Tragis Wanita Simpanan Mantan PM Malaysia, Jasadnya Diledakkan dengan Bom!

Baca: Kisah Tak Terungkap Kopassus! Aksi Heroik Prajurit Suparlan Bermodal Sangkur di Perang Timtim!

Kepala KSOP Tanjungpinang ini mengharapkan agar proses hukum terhadap kasus itu segera dilakukan. Kalau ada kejelasan proses hukumnya maka pembangunan lanjutan pelabuhan itu bisa dimulai kembali.

"Kami terbuka saja. Siapa saja yang terlihat dan pada tahun kapan, silakan diperiksa. Kami hanya ingik agar kasus ini memiliki kejelasan hukum," tegas Hangki.

Selain pelabuhan internasional pulau Dompak, ada dua lagi pelabuhan di Kepri yang dinilai mangkrak. Keduanya adalah pelabuhan bongkar-muat Tanjungmoco dan pelabuhan internasional Berakit.

Hangki mengaku diberi tugas untuk menyelesaikan juga kasus pelabuhan Tanjungmoco. Sedangkan penyelesaian kasus pelabuhan Berakit diserahkan kepada UPT Tanjunguban.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved