Dilihat Warga Sedang Ada di London, Mantan Pejabat Malaysia yang Dicari Polisi Ini Bantah Kabur

Mantan Menteri Sabah, Malaysia, Musa Aman membantah spekulasi yang beredar bahwa ia telah kabur dari negaranya.

Dilihat Warga Sedang Ada di London, Mantan Pejabat Malaysia yang Dicari Polisi Ini Bantah Kabur
Bernama
Mantan Menteri Sabah, Malaysia, Musa Aman. 

TRIBUNBATAM.id, PETALING JAYA- Mantan Menteri Sabah, Malaysia, Musa Aman membantah spekulasi yang beredar bahwa ia telah kabur dari negaranya.

Dia bersikeras dirinya selalu berpergian dengan prosedur imigrasi yang seharusnya.

Dilansir dari freemalaysiatoday (FMT), Sabtu (2/6/2018), pengacaranya Zahir Shah mengatakan Musa pergi untuk keperluan perobatan.

Dia mencari perawatan medis, yang sudah lama tertunda, atas saran dari dokternya.

"Saya ingin menyampaikan bahwa Tan Sri Musa Haji Aman  tidak pernah bepergian secara ilegal dan  perjalanannya selalu melalui prosedur imigrasi yang tepat," katanya.

"Tan Sri Musa akan kembali segera setelah perawatan medisnya selesai dan dokternya menyatakan kondisi kesehatannya baik secara keseluruhan," tambahnya tanpa mengungkapkan keberadaan Musa.

Baca: 15 Orang Terduga Teroris Ditangkap di Malaysia Termasuk IRT dan Siswa SMA

Baca: Pejabat Umno Dikabarkan kabur ke Indonesia, Polisi Malaysia Minta Bantuan Polri

Zahir juga mengatakan Musa bersedia bekerja sama sepenuhnya dalam membantu pihak berwenang, selama mereka bertugas secara adil dan “dengan sungguh-sungguh mematuhi aturan hukum.”

Sebelumnya, Direktur Jenderal Imigrasi Mustafar Ali mengatakan bahwa Musa, yang adalah Ketua  Umno Sabah, dan Kepala Umno Sungai Besar Jamal Md Yunos telah masuk daftar hitam karena meninggalkan Malaysia.

Mereka dianggap telah melakukan pelanggaran jika mereka ditemukan di luar negeri.

Dia mengatakan tidak ada catatan mereka meninggalkan negara itu.

Seorang pengguna Facebook baru-baru ini mengklaim telah melihat seseorang yang mirip Musa di stasiun kereta St Pancras, London, Inggris.

Musa sedang dicari oleh polisi karena dalam penyelidikan terkait dengan laporan polisi  Sabah Yang di-Pertua Negeri Juhar Mahiruddin atas laporan dugaan intimidasi kriminal.

Polisi Sabah mengatakan mereka akan menunggunya kembali ke Sabah karena ia hanya diminta membuat pernyataan untuk menjawab laporan itu. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved