Issei Sagawa yang Membunuh Lantas Memakan Temannya, namun Terbebas dari Jerat Hukum

Di usia muda, Sagawa tertarik dengan perjalanan keliling dunia dan pindah ke Paris, Prancis.

Issei Sagawa yang Membunuh Lantas Memakan Temannya, namun Terbebas dari Jerat Hukum
All That Is Interesting
Cerita kanibalisme Issei Sagawa. 

TRIBUNBATAM.id - Pada 1949, Issei Sagawa lahir dari orangtua kaya raya di kota Kobe, Jepang.

Di usia muda, Sagawa tertarik dengan perjalanan keliling dunia dan pindah ke Paris, Prancis.

Pada 1981, ia mendaftar di Akademi Sorbonne di Paris, mengambil kelas Sastra Prancis.

Ia memiliki seorang teman wanita yang berasal dari Belanda bernama Renee Hartevelt.

Baca: Putri Margaret, Kisah Cintanya Tak Seberuntung Kakaknya, Ratu Elizabeth II

Tangal 11 Juni di tahun yang sama, Sagawa mengundang Hartevelt ke apartemennya untuk belajar.

Setelah kedatangannya, Issei Sagawa dengan kejam menyerang dan membunuh Renee Hartevelt, dengan menembaknya di leher.

Tidak hanya itu setelah, menembaknya, Sagawa juga secara seksual menyerang mayatnya.

Belum cukup, Segawa memotong-motong tubuh temannya lantas melakukan aksi kanibalisme.

Selama beberapa hari berikutnya, ia berpesta di sisa-sisa Renee Hartevelt.

Ia kemudian mencoba untuk membuang mayat temannya yang dimutilasi di sebuah danau terpencil, tetapi terlihat dan tertangkap oleh polisi Perancis.

Setelah interogasi, Issei Sagawa mengungkapkan beberapa keterangan yang mengganggu tentang aksi kanibalismenya.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved