Polisi Geledah Universitas Riau

Seluruh Mahasiwa Tiba-tiba Disuruh Keluar dan Menjauh. Gedung Disterilkan Densus 88

Sepengetahuan Khairul, gedung tersebut hanya digunakan sebagai sekretariat kelembagaan mahasiswa dan tidak ada yang mencurigakan

Seluruh Mahasiwa Tiba-tiba Disuruh Keluar dan Menjauh. Gedung Disterilkan Densus 88
Tribun Pekanbaru/Risky Armanda
Gelanggang Mahasiswa FISIP UNRI dijaga ketat oleh polisi usai penggeledahan 

TRIBUNBATAM.ID - Penggeledahan yang dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror, jajaran Polda Riau dan Polresta Pekanbaru di Gedung Gelanggang Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau membuat warga kampus tersebut kaget.

Terlebih lagi bagi Khairul, mahasiswa  yang kebetulan ada di lantai dua gelanggang mahasiswa tersebut.

 "Ya kaget tiba-tiba ada yang datang," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (2/6/2018).

Saat personeil kepolisian tiba di gedung tersebut dirinya tepat berada di salah satu ruangan lantai dua dan sedang membuat surat untuk acara buka bersama.

Baca: Densus 88 Ikut Geledah Gelanggang Mahasiswa FISIP Universitas Riau. Dekan Kaget

Baca: FP3 MotoGP Italia - Marc Marquez Mampu Patahkan Dominasi Andrea Iannone

Baca: Mudik Naik Pesawat Terbang? Jangan Tidur Saat Take Off dan Landing. Bahaya bagi Kesehatan!

"Yang datang itu menggunakan pakaian bebas. Tanya lagi apa dan semeter berapa. Kami jawab lagi buat surat dan semester empat. Kemudian dia pinjam pena dan meminta kami turun," kata dia.

Saat turun ke lantai satu dirinya dan rekan-rekanya diminta untuk keluar  dan menjauh. Harus di luar garis polisi.

"Kaget lagi begitu turun sudah banyak polisi, sudah ada garis polisi dan banyak kendaraan polisi. Kami disuruh menjauh karena gedung tersebut disterilkan," paparnya.

Namun, demikian dirinya tidak melihat apakah ada yang ditahan dalam penggeledahan tersebut.

"Tadi ada barang yang dibawa oleh polisi. Tapi tidak tau isinya apa karena kami lihatnya sudah di luar dan jauh dari gedung," paparnya.

Sepengetahuan Khairul, gedung tersebut hanya digunakan sebagai sekretariat kelembagaan mahasiswa dan tidak ada hal-hal yang mencurigakan.

"Hanya digunakan sebagai sekretariat saja. Kalau lantai bawah untuk sekretariat badan eksekutif dan legislatif mahasiswa. Lantai dua untuk kelembagaan," pungkasnya. (*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved