Tausiah Ramadan

Pilihan Beragama

Terdapat dua kredo utama dalam beragama. Yaitu percaya akan adanya Tuhan dan percaya terhadap keabadian hidup setelah mati

Pilihan Beragama
Reuters/Suhaib Salem
Jemaah haji berdoa di Jabbal Rahmah, Arafah 

Oleh: Komaruddin Hidayat, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah

TRIBUNBATAM.ID - Mengapa beragama? Jawaban yang muncul akan berbeda-beda, berkaitan dengan siapa yang ditanya. Bagi sebagian masyarakat Barat atau China yang tidak beragama, justru malah aneh, mengapa mesti beragama.

Tetapi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, akan heran kalau orang tidak beragama. Kalau seseorang beragama, masih juga muncul pertanyaan selanjutnya, agama apa yang dianut?

Mengapa tidak ganti-ganti agama agar lebih banyak pengetahuan dan pengalamannya?

Terdapat dua kredo utama dalam beragama. Yaitu percaya akan adanya Tuhan dan percaya terhadap keabadian hidup setelah mati.

Dua kredo ini merupakan dimensi pokok dalam setiap agama.

Di antara keduanya muncul konsep dan kepercayaan terhadap pembawa atau pendiri agama yang diyakini menerima mukjizat ataupun wahyu dari Tuhan untuk meyakinkan umatnya.

Wahyu ajaran Tuhan itu lalu dihimpun menjadi kitab suci, yang di dalamnya terdapat perintah dan panduan berbuat kebajikan, baik berupa ritual keagamaan maupun perilaku sosial horizontal.

Inti agama adalah kepercayaan pada Tuhan, namun mempunyai implikasi dalam berbagai kehidupan sehari-hari, sehingga muncul etika dan pranata sosial.

Dari sekian agama yang ada, ajaran Islam yang paling detail memberikan panduan prilaku dan pranata sosial. Bahkan sejak masuk dan keluar toilet saja ada formula doanya.

Halaman
123
Editor: dwie sudarlan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help