Angka Cerita

Terungkap! Inilah 9 Fakta Heboh Penangkapan Terduga Teroris di Unri! Nomor 8 Ungkap Target Bom!

Saat penggeledahan di Unri, radius sekitar 15 sampai 20 meter dari gedung itu, disterilkan puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap!

Terungkap! Inilah 9 Fakta Heboh Penangkapan Terduga Teroris di Unri! Nomor 8 Ungkap Target Bom!
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Puluhan anggota dari Satuan Brimob bersenjata lengkap bersiaga didepan Gedung Gelanggang Mahasiswa Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Sabtu (2/6/2018) 

Pelaku yang merakit bom adalah J yang merupakan alumni jurusan pariwisata.

"Bom dirakit di gelanggang mahasiswa," kata Nandang.

8. Target Ledakkan DPRD Riau dan DPR RI

Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut Nandang, bom tersebut rencananya akan diledakkan di kantor DPRD Riau dan DPR RI.

"Kita belum tau kapan mau diledakkan oleh pelaku sementara masih kita dalami motifnya," ujar Nandang.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Puluhan anggota dari Satuan Brimob bersenjata lengkap bersiaga didepan Gedung Gelanggang Mahasiswa Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Sabtu (2/6/2018). Tim Densus 88 dibantu Polda Riau dan Polresta Pekanbaru melakukan penggeledahan terduga teroris di gedung tersebut dan membawa sejumlah barang yang diduga milik teroris
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir Puluhan anggota dari Satuan Brimob bersenjata lengkap bersiaga didepan Gedung Gelanggang Mahasiswa Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Sabtu (2/6/2018). Tim Densus 88 dibantu Polda Riau dan Polresta Pekanbaru melakukan penggeledahan terduga teroris di gedung tersebut dan membawa sejumlah barang yang diduga milik teroris (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

9. Rektor UR Kutuk Terorisme

Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi mengaku sangat menyayangkan sekali terkait adanya terduga teroris yang ditangkap di lingkungan kampus.

"Selama ini tidak ada hal yang mencurigakan selama ini. Apalagi yang kegiatannya mengarah ke aksi terorisme. Kami civitas akademika sangat mengutuk ini," kata Aras yang turut hadir dalam kegiatan konferensi pers di Mapolda Riau, Sabtu (2/6/2018) malam dengan turut didampingi Dekan FISIP UR, Syafri Harto.

Aras melanjutkan, pihaknya sangat tidak mentolerir adanya kegiatan aktivitas berbau terorisme semacam ini.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Densus 88 dan Polda Riau yang sudah bergerak cepat untuk menangkap para terduga teroris yang ternyata ada di lingkungan kampus tersebut

"Kami pada Senin depan akan declare, bahwasanya kita mengutuk kegiatan ini apalagi di kampus. Ini tindakan yang tidak bisa kita tolerir," kata dia.(*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help