Air Bersih Hasil Olahan Limbah Tinja, Bisakah untuk Minum dan Wudu? Ini Jawaban Dirut PAL Jaya

PD PAL Jaya baru saja meluncurkan alat pengolah limbah tinja menjadi air bersih, namun bisakah untuk diminum dan wudu?

Air Bersih Hasil Olahan Limbah Tinja, Bisakah untuk Minum dan Wudu? Ini Jawaban Dirut PAL Jaya
Kompasiana/Gapey Sandy
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan pengolahan air bersih dari limbah tinja, di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat (23 Mei 2018) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Jaya baru saja meluncurkan alat pengolah limbah tinja menjadi air bersih.

Namun, apakah air ini bisa untuk diminum dan wudu?

Beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, meresmikan penggunaan alat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik PD PAL Jaya di Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Dalam acara peresmian itu, Sandiaga Uno sempat mengatakan mesin tersebut dapat mengolah limbah tinja jadi air yang siap untuk diminum.

"Air tinja yang diolah oleh PD PAL Jaya bisa dilakukan suatu proses yang biasanya makan tujuh hari dan menjadi air buangan, dalam waktu setengah jam bisa menjadi air yang bisa di-utilitas, malah sebetulnya layak minum," ujar Sandiaga pada saat peresmian, Rabu (23/5/2018) lalu.

Baca: Gebrakan Baru, Lapas Kelas IIA Barelang Punya Pengelolaan Air Bersih yang Bisa Langsung Diminum

Baca: Anambas Gesa Program Air Bersih dan Sanitasi. Tahun 2018 Ini Desa Targetnya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (KOMPAS.COM)

Pernyataan ini sontak menjadi viral.

Publik kemudian mempertanyakan kelayakan air bersih olahan limbah tinja ini untuk diminum.

Belum lagi, masyarakat Indonesia yang kebanyakan muslim pun bertanya-bertanya apakah air ini juga bisa digunakan untuk menyucikan diri sebelum ibadah salat atau wudu.

Bukan untuk Diminum

Dirut PD PAL Jaya, Subekti, kemudian mengoreksi pernyataan Sandiaga.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved