Peluru Polisi Akhiri Pelarian Acok, Residivis Pembobol Rumah di Kijang! Tertembak di Tanjungpinang!

Residivis spesialis pembobolan rumah ini merintih sakit akibat timah panas anggota Satreskrim Polres Bintan di kakinya!

Peluru Polisi Akhiri Pelarian Acok, Residivis Pembobol Rumah di Kijang! Tertembak di Tanjungpinang!
tribunbatam/aminnudin
Tampak pelaku saat diamankan polisi dari Satrekrim Polres Bintan 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Langkah Basirun alias Acok tertatih-tatih. Residivis spesialis pembobolan rumah ini merintih sakit akibat timah panas anggota Satreskrim di kakinya, Senin (4/6/2018) malam di Tanjungpinang.

Korban rupanya saat dicokok petugas polisi Satreksirm Polres Bintan sempat berniat kabur berkali kali. Tak menpan diberi peringatan agar jangan kabur, polisi pun terpaksa mendorr kakinya.

Baca: Terungkap! Inilah Alasan Kenapa Hantu Putih Kopassus Bikin Ribuan Pemberontak Menyerah!

Baca: BREAKINGNEWS: Mau Tahu THR Ketua DPRD Kepri dan Anggotanya? Ini Besarannya!

Baca: Akhirnya Ketahuan! Banyak Dikonsumsi Saat Bulan Puasa, Inilah 5 Manfaat Timun Suri Sebenarnya!

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang melalui Kasatreskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan mengatakan, penangkapan terhadap Acok merupakan bagian pengungkapan aksi kriminal yang dilaporkan warga di Jalan Nusantara, Kijang belum lama ini.

Sejak laporan itu diterima, Satreksrim langsung memburu pelaku di Kijang. Laporan Polisi tersebut bernomor: LP-B/51/VI/2018/KEPRI/RES BINTAN. "Pelaku sudah kita amankan dan melakukan penyilidika lanjutan,"kata Adi Kuasa Tarigan, Selasa (5/6/2018).

Berdasarkan laporan, aksi Acok terbilang lihai. Ia membobol rumah korbannya di Jalan Nusantara dengan cepat saat seisi rumah sedang terlelap.

Rumah dua lantai tersebut digasak korban dengan cekatan. Acok masuk ke rumah dengan membobol jendela rumah di lantai dua. Begitu masuk, ia langsung mengasak isi kamar. Sukses menggasak lantai dua, masih sempat sempatnya ia mencoba menggasak lantai satu.

Dari aksinya, pelaku yang sehari hari berpolrofesi nelayan ini sukses membawa membawa kabur beberapa duit serta unit handphone mahal Samsung S8.

Penghuni rumah mengetahui kalau rumah mereka telah digasak maling saat bangun pagi sekitar pukul 06.15 WIB. Begitu hendak mandi, Liangkie, korban tersebut sudah mendapati kamar dalam kondisi tercak acak.

Tampak pelaku saat diamankan polisi dari Satrekrim Polres Bintan
Tampak pelaku saat diamankan polisi dari Satrekrim Polres Bintan (tribunbatam/aminnudin)

Korban kemudian turun ke lantai dua mengecek apakah ada barang lain yang hilang. Dan benar, di lantai satu, ada hanphone Samsung S8 yang raib.

"Korban kemudian kembali turun ke lantai 1 untuk mengecek handphone milik mereka yang berada di dapur namun sudah tidak ada. Di situ korban makin yakin bahwa rumah mereka telah dimasuki pelaku,"kata Adi Kuasa.

Tak main main, sejumlah harta benda yang disikat pelaku dari rumah korbannya diantaranya duit sebesar Rp 600.000 ribu yang diletakkan di dapur didalam mangkok plastik.

Satu unit hanphone Samsung S8 yang belum lama dibeli juga raib. Total kerugian korban adalah Rp 9,6 juta.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bintan. "Begitu kita mendapat laporan itu, langsung turun ke rumah korban. Untuk mengecek dan melakukan olah TKP," kata Adi. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help