Pilot Garuda Indonesia Tetap akan Mogok Kerja 19 Juni Jika Tuntutan Mereka tak Dikabulan

Mogok kerja tetap akan dilakukan pada 19 Juni nanti apabila tuntutan mereka tidak ditanggapi positif komisaris Garuda.

Pilot Garuda Indonesia Tetap akan Mogok Kerja 19 Juni Jika Tuntutan Mereka tak Dikabulan
AIRLINERS.NET
Pesawat Garuda Indonesia 

TRIBUNBATAM.id- Satu pekan terakhir, beredar kabar ancaman mogok oleh pilot dan karyawan Garuda Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Serikat Karyawan dan Asosiasi Pilot Garuda Indonesia menyatakan tidak akan melakukan mogok di puncak arus mudik Lebaran.

Presiden APG, Kapten Bintang Handono, kepada BBC News Indonesia, Senin (04/06) menegaskan, pihaknya tetap mengancam akan melakukan aksi mogok tetapi tidak pada puncak arus mudik.

Dia mengatakan mogok kerja tetap akan dilakukan pada 19 Juni nanti apabila tuntutan mereka tidak ditanggapi positif oleh pemerintah dan komisaris Garuda.

Dengan demikian tidak akan mengganggu masa-masa puncak penerbangan saat liburan lebaran.

Sempat diberitakan bahwa ancaman mogok pilot Garuda itu akan digelar bertepatan dengan Hari Idul Fitri, yaitu kemungkinan tanggal 15 dan 16 Juni, tetapi kemudian diluruskan oleh Asosiasi Pilot Garuda Indonesia (APG) dan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga).

"Kami tidak pernah mengatakan akan mogok menjelang, mendekati atau saat lebaran. Perkiraan yang kita berikan itu tanggal 19 Juni. Jadi, kalau ada suara-suara bahwa kami tidak memikirkan penumpang itu salah besar," kata Presiden APG, Kapten Bintang Handono, kepada BBC News Indonesia, Senin (4/6/2018).

Baca: Pilot dan Pegawai Garuda Indonesia akan Mogok Total, YLKI Minta Jangan Korbankan Konsumen

Baca: Ini yang Akan Dilakukan Garuda Indonesia Jika Pilot Mogok. Salah Satunya Gandeng TNI AU

Sementara itu pimpinan Garuda mengatakan masih merundingkan tuntutan para pilot, tetapi menegaskan tidak semua tuntutan bisa direalisasikan.

Ini yang Dituntut Pilot

Sejak tahun lalu, perwakilan pilot dan serikat pekerja Garuda mengaku telah mengajukan tuntutan perbaikan manajemen Garuda, tetapi menurut Bintang, pihak pimpinan tidak mendengarkannya.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved