Mellennial

Sakit Maag saat Bulan Puasa, Begini Cara Menyiasatinya!

Memiliki penyakit lambung merupakan tantangan saat harus menjalankan ibadah puasa. Terutama saat asam lambung kita naik? Simak cara menyiasatinya.

Sakit Maag saat Bulan Puasa, Begini Cara Menyiasatinya!
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

Makanan tidak boleh mengandung bahan yang merangsang, menimbulkan gas, bersifat asam, dan mengandung lemak berlebihan. Serta makanan tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin.

"Tujuan diet ini adalah untuk menghilangkan gejala penyakit, menetralisir asam lambung serta memperbaiki kebiasaan makan penderita. Dengan itu diharapkan luka di dinding lambung perlahan-lahan akan sembuh," ujarnya.

Syarat diet bagi penderita maag yaitu makanan yang disajikan harus mudah dicerna, tidak merangsang tetapi dapat memenuhi kebutuhan energi dan gizi, jumlah energi pun harus disesuaikan dengan kebutuhan penderita.

Asupan protein harus cukup tinggi sekitar 20 sampai 25 persen dari total jumlah energi yang biasa diberikan, sedangkan lemak perlu dibatasi.

Bila terpaksa menggunakan lemak, pilih jenis lemak yang mengandung jenis asam lemak tak jenuh. Pemberian lemak atau minyak perlu dipertimbangkan dengan teliti.

Lemak yang berlebihan dapat menimbulkan rasa mual, rasa tidak enak di ulu hati dan muntah karena tekanan dari dalam lambung meningkat.

Makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh secukupnya merupakan pilihan tepat, sebab lemak jenis ini lebih mudah dicerna.

Porsi makanan diberikan dalam porsi kecil tapi sering. Dan kebutuhan zat gizi, jenis energi yang dikonsumsi harus disesuaikan berat badan dan umur penderita.

"Jenis dan bentuk makanan, sebaiknya penderita gastritis menghindari makanan yang bersifat merangsang, di antaranya makanan berserat dan penghasil gas maupun mengandung banyak bumbu-bumbu. Perlu memperhatikan teknik memasaknya, direbus, dikukus, atau dipanggang lebih dianjurkan. Sebaliknya, menggoreng makanan tidak dianjurkan," terangnya. (*)

Tips
Lambung Nyaman Selama Puasa
1. Harus sahur
2. Hindari makanan yang bersifat asam, terutama saat sahur
3. Jika ingin minum susu waktu sahur, sebaiknya yang low fat.
4. Hindari kopi pada saat sahur, karena kopi meningkatkan metabolisme beriringan dengan meningkatkan sekresi asam lambung.
5. Berbuka puasa segera pada jam berbuka puasa.
6. Tidak boleh minum air putih lebih dari dua gelas besar sewaktu berbuka puasa
7. Dan bagi yang suka minuman dingin diwaktu berbuka diperbolehkan kecuali pada pasien yang mulai sakit meriang. (*)

Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help