Benarkah Hasil Lelang Jabatan Kepala Disdik Kepri di Ujung Tanduk? Ini Jawaban Sekdaprov!

Nasib para pejabat yang masuk tiga besar lelang jabatan Kepala Disdik Kepri bak telur di ujung tanduk. Begini reaksi Sekdaprov Kepri!

Benarkah Hasil Lelang Jabatan Kepala Disdik Kepri di Ujung Tanduk? Ini Jawaban Sekdaprov!
IST/HUMAS PEMPROV KEPRI
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Nasib para pejabat yang masuk tiga besar lelang jabatan Kepala Disdik Kepri bak telur di ujung tanduk.

Sebab, ketiganya ternyata terlibat dalam temuan hasil laporan pemeriksaan BPK RI terhadap pengelolaan anggaran di Pemprov Kepri tahun 2017.

Ketiganya adalah Kabid SMA pada Disdik Kepri Atmadinata, Kabid SMK pada Disdik Kepri M Dali dan pejabat di BLH Kepri Yunus.

Baca: BREAKINGNEWS: Berapa THR Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Bintan? Ini Besaran THR Mereka!

Baca: Makin Langsing dan Anggun saat Hamil Besar, Kahiyang Ayu Buat Penasaran soal Lahiran!

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Buah Penghilang Karang Gigi Sekaligus Pemutih Gigi! Mentimun Paling Dahsyat!

Ketiganya direkomendasikan oleh panitia seleksi berpeluang duduk sebagai kepala Disdik Kepri menggantikan Arifin Nasir yang hendak pensiun.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah membenarkan bahwa ketiganya terlibat dalam temuan laporan hasil pemeriksaan BPK RI. Namun, dia belum berani menyebutkan kebijakan Gubernur Kepri terhadap status tiga besar yang diraih mereka dalam lelang jabatan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kepri, ketiganya terlibat temuan laporan hasil pemeriksaan BPK RI. Apakah, hasil lelang jabatan mereka batal lalu lelang jabatan dilakukan lagi, semuanya tergantung Pak Gubernur," ungkap Arif kepada awak media, Rabu (6/6/2018) siang.

Ilustrasi lelang jabatan
Ilustrasi lelang jabatan (Istimewa)

Arif menambahkan, seluruh berkas pemeriksaan Inspektorat Kepri tersebut sudah diserahkan kepada Gubernur Kepri. Bahkan Pemprov Kepri juga sudah melaporkan rekomendasi Inspektorat Kepri terhadap ketiganya pejabat itu kepada KASN. Namun, Pemprov Kepri belum menerima jawaban dari KASN.

"Tingggal Pak Gubernur memilih. Apakah beliau pilih dia yang kesalahannya paling kecil, itu tergantung beliau," ungkap Arif.

Kepala Inspektorat Pemprov Kepri Mirza Bachtiar enggan berkomentar tentang hasil rekomendasi terhadap ketiga pejabat itu. Dia hanya mengajurkan agar persoalan itu dikonfirmasi kepada BKD Kepri.

"Kalau rekomendasi tidak boleh disampaikan ke publik sesuai PP 12 tahun 2017," tegas Mirza singkat.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help