Bupati Anambas Terkejut Ada 'Atraksi' Bonceng Tiga Pakai Ban Satu, Begini Reaksinya!

Ia cukup terkejut saat melihat 'atraksi' anak-anak tanggung berboncengan tiga sambil mengangkat sepeda motor di depannya

Bupati Anambas Terkejut Ada 'Atraksi' Bonceng Tiga Pakai Ban Satu, Begini Reaksinya!
tribunbatam/septyan mulia rohman
Bupati Anambas Abdul Haris 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Perilaku anak-anak dalam berkendara sepeda motor makin menjadi perhatian. Hal ini yang belakangan membuat terkejut Bupati Anambas, Abdul Haris.

Ia cukup terkejut saat melihat 'atraksi' anak-anak tanggung berboncengan tiga sambil mengangkat sepeda motor di depannya saat berada di jalan menuju Tanjung Momong, Kecamatan Siantan.

"Mereka bonceng tiga pakai ban satu di depan saya," ujarnya Rabu (6/6/2018). Ia pun cukup prihatin dengan perilaku anak-anak yang cenderung ugal-ugalan dalam berkendara itu.

Baca: Kasus Temburun, Identitas Pelaku Sudah Dikantongi. Kapolres: Modus Pamer Alat Vital ke Korban!

Baca: Heboh Kasus di Temburun! Pelaku Pamerkan Alat Vital ke Korban, Polisi Anambas Periksa 5 Orang!

Baca: Makin Langsing dan Anggun saat Hamil Besar, Kahiyang Ayu Buat Penasaran soal Lahiran!

Ia kemudian tidak ingin ‎ada mendengar adanya kecelakaan lalu lintas dari perbuatan yang dilakukan oleh anak-anak itu seperti patah tulang hingga pecah kepala akibat berkendara ugal-ugalan itu.

Ilustrasi balap liar
Ilustrasi balap liar (KOMPAS.Com/TAUFIQURRAHMAN)

"Kita tentu tidak mau juga tahu-tahu lebaran ada yang patah, ada yang pecah kepala. Sedih juga kalau sampai mendengar itu. Memang peran orangtua dalam menjaga anaknya masing-masing juga diperlukan di sini," ungkapnya.

Kapolres Anambas AKBP Junoto mengatakan, upaya untuk menekan adanya aksi ugal-ugalan dalam berkendara khususnya yang dilakukan oleh anak-anak terus dilakukan‎ dengan melaksanakan patroli.

Baca: Akhirnya Ketahuan! Inilah 5 Kota Besar di Dunia dengan Biaya Hidup Termahal!

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Buah Penghilang Karang Gigi Sekaligus Pemutih Gigi! Mentimun Paling Dahsyat!

Ia pun mencontohkan razia rutin yang intensif dilakukan di simpang tiga akses Rintis-Temburun, mulai ditinggalkan oleh anak-anak yang biasa melakukan aksi balapan liar.

"Salahsatunya itu, sekarang kalau dilihat sudah tidak ada yang balapan di situ. Polanya malah berpindah-pindah seperti di Antang atau di Jalan Selayang Pandang," ujarnya.

Antisipasi dengan cara patroli secara acak maupun penentuan pada titik-titik tertentu, diakuinya menjadi salahsatu langkah untuk menekan aksi ugal-ugalan dalam berkendara. Pengecekan terhadap knalpot kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan Standar pabrikan pun, juga menjadi atensi kepolisian berkaitan mengenai hal ini.

"Ada yang knalpotnya ‎tidak sesuai standar, kami minta untuk diganti di tempat. Dalam hal ini, kami juga meminta peran dari Satpol PP karena ada peraturan berkaitan dengan jam malam untuk anak. Mari sama-sama kita bergerak," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved