Cinta Terlarang Pejabat Disdik Bintan! Bagaimana Nasibnya, Ini Jawaban Kepala BKD Bintan!

Heboh pejabat Disdik Bintan terlibat cinta terlarang dengan honorer. Bagaimana nasibnya? Begini penjelasan Kepala BKD Bintan!

Cinta Terlarang Pejabat Disdik Bintan! Bagaimana Nasibnya, Ini Jawaban Kepala BKD Bintan!
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa menyatakan,

pihaknya sudah memproses laporan kasus hubungan terlarang berujung hamil yang melibatkan oknum PNS dengan staf honorer Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan.

Irma Annisa, Kepala BPPD Bintan, kepada media menyatakan, laporan soal itu pun sudah selesai disidangkan internal kepegawaian belum lama ini.

Baca: Pejabat Disdik Bintan Dikabarkan Terlibat Cinta Terlarang Hingga Hamil, Begini Reaksi Sang Istri!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Hal Akan Terjadi di Tubuh Anda Jika Rutin Minum Air Garam Hangat Setiap Hari!

Baca: Heboh! Kebijakan THR Bupati Anambas Bikin PTT Serba Salah! Ini Pemicunya!

Baca: Jangan Dianggap Remeh! Ini 8 Peringatan Jantung Anda Bermasalah! Waspadai Nomor 2!

"Sudah kita sidangkan. Tapi begini, sebelumnya kan datang lagi surat dari istrinya menggugat. Tapi dua hari lalu, istrinya mendadak  mengatakan sudah rela, ikhlas,

memilih gak masalahkan lagi hal itu, dan ternyata pun mereka (Oknum ASN-Honorer) sudah menikah dan diselesaikan secara kekeluargaan," kata Irma Annisa, Jumat (8/6/2018).

Ditambahkan Irma, berdasarkan ketentuan kepegawaian, bila tidak ada ketetapan atau pun laporan keberatan dari pihak yang terkait, masalah itu dianggap sudah selesai.

Namun, BPPD menyatakan, proses ketentuan pegawai tetap berlanjut. BPPD sudah terlanjur menyurati Badan Kepegawaian Nasional (BKN) begitu hubungan itu dilaporkan pertama kali.

Ke BKN BPPD Bintan meminta pertimbangan bagaimana penanganan selanjutnya pasca masalah hubungan ASN di luar nikah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. "Kita sudah menyurati BKN bagaimana solusinya soalnya sekarang istrinya sudah menerima,"kata Irma.

Dikatakan Irma, ASN boleh beristri dua alis berpoligami apa bila istri pertama menyetujui. Dalam konteks kasus MU dan honorer Disdik Bintan kata Irma, awalnya secara ketentuan UU ASN tindakan sang pegawai melanggar.

Namun, masalahnya kemudian, kedua pelaku yang terlibat memilih menikah alias berpoligami dan istri pertama rela dan setuju. "Karena sekarang yang menggugat itu (istri) sudah membatalkan masalahnya.

Kalau tidak ada yang merasa dirugikan tidak masalah. Kemarin begitu saya diskusikan masalah tersebut dengan pimpinan di pusat (BKN),"kata Irma Annisa.(*)

Tags
Disdik
BKD
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help