Fredrich Yunadi Sumpahi Jaksa KPK Gegara Izin Lebarannya di Luar Tahanan Ditolak Majelis Hakim

Fredrich Yunadi, mantan pengacara Mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto, menyumpahi jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Fredrich Yunadi Sumpahi Jaksa KPK Gegara Izin Lebarannya di Luar Tahanan Ditolak Majelis Hakim
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Advokat Fredrich Yunadi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan menghalangi dan merintangi penyidikan kasus e-KTP di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1/2018) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Fredrich Yunadi, mantan pengacara Mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto, menyumpahi jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Sumpah tersebut diucapkannya sebagai pelampiasan kekesalannya karena majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menolak permintaan terdakwa Fredrich Yunadi untuk keluar tahanan pada saat Lebaran.

Namun, kekesalan Fredrich karena penolakan itu justru dilampiaskan kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami bersumpah penuntut umum akan dapat balasan dari Allah. Insya Allah orangtuanya masih hidup," kata Fredrich di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Sebelumnya, Fredrich meminta kepada majelis hakim agar diizinkan keluar tahanan saat Lebaran.

Fredrich beralasan ingin sungkem kepada ibunya yang sudah berusia 94 tahun.

Namun, menurut jaksa, para pegawai KPK dan pengawal tahanan juga memiliki hak untuk merayakan Lebaran dan mengambil waktu cuti.

Baca: Di Sidang Tipikor, dr Bimanesh Ungkap 3 Penyesalannya Terperdaya Fredrich untuk Bantu Setya Novanto

Baca: Fredrich Yunadi Mengaku Sering Beri Bonus kepada Polisi, Pengacara, Jaksa, dan Hakim

Selain itu, dalam pekan Lebaran hanya sedikit pegawai yang bekerja sehingga tidak cukup untuk mengakomodasi keinginan terdakwa.

Jaksa menyarankan agar keluarga Fredrich yang datang membesuk ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

Menurut jaksa, saat hari raya, waktu kunjungan diberikan kelonggaran oleh pihak rutan. Namun, tanggapan jaksa itu semakin membuat kesal Fredrich.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved