Tepian Zaman

Wanita Cantik Ini Mengaku Tergila-gila dengan Penjahat Kelas Kakap, Begini Alasannya!

Bahkan, Mariya menulis surat kepada beberapa di antara para penjahat itu karena begitu tertarik dan berfantasi tentang mereka

Wanita Cantik Ini Mengaku Tergila-gila dengan Penjahat Kelas Kakap, Begini Alasannya!
via intisarionline

"Saya pikir itu adalah kenyataan, saya selalu memiliki fantasi yang mengerikan tentang hal-hal yang berbeda dan saya menyadari banyak orang yang saya suka melakukan hal-hal seperti itu," katanya.

Tapi, Mariya menyadari apa yang ia rasakan jauh lebih parah, karena selalu memikirkan orang-orang seperti Dylann Roof dan para penjahat lain sepanjang hari.

Bahkan, Mariya menulis surat kepada beberapa di antara para penjahat itu karena begitu tertarik dan berfantasi tentang mereka.

"Orang lain biasanya berpikir 'Ted Bundy mengerikan' atau 'Dahmer berbahaya' atau apa pun, dan saya berpikir 'dia seksi, saya berharap hampir bisa menjadi korbannya."

Mariya memposting foto-foto mereka di media sosial, menempelkan di dinding kamarnya hingga mengucapkan selamat ulangtahun kepada mereka.

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 3 Ramuan Alami Penurun Sakit Asam Urat! Nomor 3 Paling Tak Disangka!

aab
Surat balasan yang ia terima.

Lebih ekstrem lagi, Mariya mentato tubuhnya dengan nama pembunuh berantai Dylann Roof, Jeffrey Dahmer (alias Milwaukee Cannibal), dan kaki tangan Dean Corll, pembunuh berantai Wayne Henley.

Mariya juga dengan bangga memperlihatkan surat yang ia terima dari narapidana kasus kejahatan terkenal.

Mariya tidak lupa mengenang para penjahat yang telah dieksekusi mati, ia telah mengembangkan hubungan yang sangat dekat dengan beberapa dari mereka.

Tidak seperti banyak hybristophiliac yang menulis surat kepada narapidana untuk menjualnya demi uang, Mariya menyimpannya, hampir seperti kuil bagi semua orang paling jahat di dunia.

Mariya pun menjalankan kelompok hybristophilia, di mana ia berbagi pengalamannya dengan orang lain dan membantu orang menulis surat kepada narapidana.

Ia berharap, orang-orang dapat mempelajari lebih dalam tentang hybristophilia, dan mencoba mengerti tentang kondisi tersebut.

Tidak hanya berpikir tentang hybristophilia adalah gangguang mental dan hanya menjadi tabu seksual semata.

aac

Ia mengoleksi foto-foto mereka

(Intisarionline/unilad.co.uk/Elite Readers)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved