Selama Enam Bulan Sembilan Warga Tewas Kecelakaan di Bintan, Ini Lokasi Rawan Lakalantas!

Satuan Lalulintas Polres Bintan mencatat, selama semester I 2018, tercatat 9 nyawa melayang dalam insiden kecelakaan lalu lintas

Selama Enam Bulan Sembilan Warga Tewas Kecelakaan di Bintan, Ini Lokasi Rawan Lakalantas!
tribunbatam/aminuddin
Kondisi mobil tabrakan maut dengan pemotor di jalinbar Bintan, Senin (4/6/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Satuan Lalulintas Polres Bintan mencatat, selama semester I 2018, tercatat 9 nyawa melayang dalam insiden kecelakaan lalu lintas. Semester I di sini terhitung dari Januari hingga Juni ini.

Kecelakaan lalulintas berujung tewas didominasi kendaraan roda dua.

"Sejak Januari hingga bulan juni ini sudah terdapat 9 korban MD (meninggal dunia), dan didominasi oleh pengendara sepeda motor," ujar Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Cut Putri Amelia Sari, Senin (11/6/2018).

Baca: Inilah Kisah Jenderal Berambut Gondrong Yang Ditakuti Gembong Narkoba Kelas Kakap!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Hal Akan Terjadi di Tubuh Anda Jika Rutin Minum Air Garam Hangat Setiap Hari!

Baca: Viral di Medsos Nyetir Bus Kota! Inilah Perjuangan Perempuan Lia Hidupi Satu Anak dan Pamannya!

Baca: Bertarif Semalam Rp 487 Juta, Hotel Tempat Kim Jong Un Nginap Kendali Elektroniknya Sekali Sentuh!

Menurut Amelia, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev) yang dilakukan pihaknya lakalantas yang berujung maut yang terjadi di wialyah Bintan belakangan ini disebabkan oleh tiga faktor di antaranya faktor cuaca, faktor jalan dan juga faktor human error (kelalaian manusia).

"Untuk faktor cuaca seperti jalanan licin saat hujan yang dipakasakan oleh pengendara. Faktor jalan, beberapa titik black spot yakni lintasan yang rawan kecelakaan akibat jalanan menikung yang tajam,

dan faktor yang sangat mempengaruhi adalah human error atau kelalaian si pengendara, diantaranya tidak mengindahkan peraturan berlalulintas, ugal-ugalan, ngebut, ngantuk di jalan," terangnya.

Untuk lakalantas yang terakir yang terjadi di bulan Juni, dengan korban meninggal dunia mengalami angka yang sangat signifikan. Amelia mengungkapakan selama awal bulan Juni ini sedikitnya tiga orang meninggal dunia.

Baca: Kisah-kisah Pemudik Tak Terungkap! 15 Tahun Tak Mudik, Giliran Hendak Pulang Kehabisan Tiket Kapal!

Baca: Menyegarkan! Inilah Es Susu Kurma, Tantangan Baru Buka Puasa! Begini Bikinnya!

Baca: Kisah Tak Terungkap Polantas Polres Bintan! Merinding Dengar Pesan Terakhir Korban Lakalantas!

Baca: Kisah-kisah Tak Terungkap Dokter Rumah Sakit! Pasien Kelahi hingga Dendam Pencopet ke Dokter Bedah!

Terkait maraknya kecelakaan lalu lintas ini, Amelia menyampaikan pihaknya telah memetakan sedikitnya 5 area black spot (daerah rawan kecelakaan) di Kabuapten Bintan degnan menempatkan petugas lantas di area rawan lokasi,

yakni daerah lintasan Jalan Lintas Barat, Jalan Nusantara, Kijang Bintan Timur, Jalan Trikora, Jalan Kawal Bahari di Kecamtan Gunung Kijang dan juga Jalan Permaisuri di Kecamatan Bintan Utara.

"Selain penempatan petugas, kita juga pasang berbagai himbuan berupa pamflet-pamflet untuk mengingatkan dan menyadarkan kembali para pengguna jalan raya untuk laebih berhat-hati dan mengutamakan keselamatan," pungkasanya.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang yang dikonfirmasi akan meningkatanya angka kematian yang diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas menghimbau agar para pengendara

khususnya para pengguna sepeda motor yang menominasi angka kematian di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas untuk lebih mengutamakan peratlatan safety pada kenyamanan dan keamanan berkendara.

"Harus lebih menyayangi nyawa kita lah. Gunakan helm bagi pengendara sepeda motor. Sebut saja harga helm 300 ribu, lebih baik kehilangan uang 300 ribu untuk beli helem dari pada kehilangan nyawa," pungkasnya.

Tampak polisi dibantu warga saat menangani insiden kecelakaan lalulintas di Jalur Lintas Barat Bintan, Minggu (3/6/2018). Akibat tabrakan ini pengendara sepeda motor mengalami patah kaki
Tampak polisi dibantu warga saat menangani insiden kecelakaan lalulintas di Jalur Lintas Barat Bintan, Minggu (3/6/2018). Akibat tabrakan ini pengendara sepeda motor mengalami patah kaki (tribunbatam/aminnudin)

(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help