Viral di Medsos Nyetir Bus Kota! Inilah Perjuangan Perempuan Lia Hidupi Satu Anak dan Pamannya!

Lia Yuliana (32), seorang sopir bus kota yang sempat viral di sosial media sudah menjalani profesinya selama 15 tahun

Viral di Medsos Nyetir Bus Kota! Inilah Perjuangan Perempuan Lia Hidupi Satu Anak dan Pamannya!
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Lia Yuliana (32), seorang sopir bus kota yang sempat viral di media sosial sudah menjalani profesinya selama 15 tahun 

TRIBUNBATAM.ID-Lia Yuliana (32), seorang sopir bus kota yang sempat viral di sosial media sudah menjalani profesinya selama 15 tahun.

Selama belasan tahun itu dia berjuang seorang diri menghidupi satu orang anaknya yang kini telah beranjak dewasa.

"Saya sudah pisah sama suami sejak anak usia satu tahun," ujarnya sambil tertunduk lesu, Minggu (10/6/2018).

Baca: Inilah Kisah Jenderal Berambut Gondrong Yang Ditakui Gembong Narkoba Kelas Kakap!

Baca: Inilah 7 Trik Hemat Baterai Hape Saat Mudik Tanpa Sentuh Tombol Power Off! Nomor 1 Manjur!

Baca: Hebat! Dari Asisten Pribadi Artis, Inilah 4 Orang Akhirnya Sukses Bangun Musala Bahkan Jadi Artis!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Hal Akan Terjadi di Tubuh Anda Jika Rutin Minum Air Garam Hangat Setiap Hari!

Sejak itulah ia harus menitipkan anaknya yang saat itu masih kecil kepada pamannya yang tinggal di daerah Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sementara anaknya dititipkan, ia merantau ke ibu kota untuk mencari nafkah bagi anak satu-satunya itu.

"Awal ke Jakarta saya ikut teman, kerja di konveksi, tapi karena enggak cukup untuk beli susu anak saya keluar dan memilih jadi kernet," ucapnya kepada TribunJakarta.com di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Tapi sangat disayangkan, saat anaknya tersebut sudah mulai tumbuh dewasa, anaknya itu memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Setelah lulus SD, anak saya enggak mau sekolah lagi, dia bilang ga mau menyusahkan orang tua, dia bilang mau bantu ibunya bekerja," kata Lia sambil mengusap air matanya yang mulai membasahi pipinya.

Padahal, Lia sangat berharap anaknya tersebut mau melanjutkan sekolahnya seperti anak-anak biasanya.

"Padahal harapan saya, anak saya bisa sekolah yang pintar, tapi yasudah itu sudah pilihannya, yang penting dia tidak menyusahkan orang lain," ucapnya.

Halaman
12
Tags
bus kota
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help