Diam-diam Harga Cabe di Bintan Naik, Satgas Pangan Disperindag Telusuri Pemicunya!

Harga cabe di Bintan merangkak naik. Satgas Pangan Disperindag langsung bergerak mengusut pemicu kenaikan. Hasilnya?

Diam-diam Harga Cabe di Bintan Naik, Satgas Pangan Disperindag Telusuri Pemicunya!
tribunbatam/aminnudin
Ilustrasi cabai Bintan 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Menjelang hari raya Idul Fitri 15 Juni mendatang, harga beberapa komoditas pangan di pasar di Bintan masih terpantau stabil.

Namun, beberapa bahan rempah makanan, semisal cabe mengalami kenaikan cukup signifikan.

"Cabe ada naik, tapi kalau lainnya masih biasa saja,"kata Nur, seorang pedagang di Pasar Kijang, Selasa (12/6/2018).

Baca: Inilah Kisah Jenderal Berambut Gondrong Yang Ditakuti Gembong Narkoba Kelas Kakap!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Hal Akan Terjadi di Tubuh Anda Jika Rutin Minum Air Garam Hangat Setiap Hari!

Baca: Terungkap! Inilah Alasan Aneh Ratu Elizabeth II Merayakan Ulang Tahun 2 Kali Setahun!

Baca: Kasus Pembunuhan Wanita Tanpa Busana Dalam Boks, Ini Pesan Pembunuh ke Warga Dekat Musala!

Kenaikan ini sesuai dengan yang disampaikan Satgas Pangan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Bintan.

"Kebetulan hari ini kami turun ke lapangan melakukan pengecekan harga harga. Data kami dapatkan, harga untuk komoditas lain terpantau stabil. Yang naik ini malah cabe," kata Setia Kurniawan, Penyidik Perdagangan Disperindagkop Bintan kepada Tribun Bintan.

Seorang pedagang ayam di pasar Kijang sedang melayani pembeli. Harga daging, ayam dan lainnya masih stabil. Tapi cabe melonjak sendirian
Seorang pedagang ayam di pasar Kijang sedang melayani pembeli. Harga daging, ayam dan lainnya masih stabil. Tapi cabe melonjak sendirian (tribunbatam/aminnudin)

Satgas masih mencermati masalah apa yang membuat cabe mendadak naik. Permintaan masyarakat atas cabai memang sedang tinggi tinya mendekati lebaran ini.

Sebagai data pembanding, di Jawa, cabe rata rata mengalami kenaikan lebih tinggi dari biasanya. Berdasarkan data yang diterima secara nasional, peningkatkan harga cabai sendiri sudah terjadi di tingkat petani.

Sementara itu, daging sapi segar yang pada pekan pertama ramadan 2018 di beberapa pasar di Bintan sempat mengalami anomali harga karena turun naik cepat pada H-3 lebaran atau Selasa ini terpantau stabil.

Baca: Jangan Takut! Inilah Yang Terjadi di Tubuh Saat Anda Dibius Total!

Baca: Viral di Medsos Nyetir Bus Kota! Inilah Perjuangan Perempuan Lia Hidupi Satu Anak dan Pamannya!

Baca: Menyegarkan! Inilah Es Susu Kurma, Tantangan Baru Buka Puasa! Begini Bikinnya!

Tidak ada pergerakan harga yang berarti. Ini berbeda kondisi yang terjadi di Batam dimana daging sapi dilaporkan sudah naik dari Rp 140 ribu per Kilogram menjadi Rp 150 ribu per Kg. "Di kita rata rata masih dijual Rp 145 ribu per kilo, masih terbilang stabillah,"kata PPNS Setia Kurniawan.

Berikut data sementara perkembangan harga komoditas di pasaran jelang H-3 lebaran Idul Fitri:

Cabe rawit Rp 44.000
Cabe merah Rp 55.00
Cabe hijau Rp 30.000
Bwg merah jawa Rp 32.000
Bawang merah india Rp 14.000
Bawng putih Rp 32.000
Kentang cina 11 asal medan Rp 13.000
Wortel Rp 20.000
Timun Rp 6.000
Kacang panjang Rp 10.000
Kangkung Rp 7.000
Bayam Rp 10.000
Buncis Rp 22.000
Terong Rp 11.000
Kol Rp 7.000
Ayam Rp 36.000
Daging beku no 1 Rp 95.000
Daging beku HET Rp 75.000
aging segar Rp 145.000.
Beras Padang Rp 13.400
Bumi ayu Rp 13.000
Sawit putih s9.800 k9.600
Gula Rp 11. 400
Migor 11.000
Kedelai 8.200
Kacang Rp 17.500
Dingkis Rp 25.000
Tongkol Rp 20.000
Ikan mata besar Rp 25 000
Kerapu merah Rp 30.000
Tamban Rp 17.000
Kakap merah Rp 60.000. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help