Kisah Cinta Soeharto di Masa Muda! Beginilah Caranya Menaksir Ibu Tien!

Kisah cinta Soeharto, presiden kedua republik ini dengan Sri Hartini alias Ibu Tien. Romansa mereka tak bisa dibilang biasa-biasa saja

Kisah Cinta Soeharto di Masa Muda! Beginilah Caranya Menaksir Ibu Tien!
Intisarionline/Foto Bombastis
Soeharto dan Sri Hartinah 

TRIBUNBATAM.id - Indonesia semasa zaman Perang Kemerdekaan. Pemuda Soeharto menjadi tentara. Pemudi Sri Hartinah aktif di Laskar Wanita (Laswi) dan Palang Merah Indonesia.

Namun jangan pernah membayangkang mereka bertemu di medan juang. Si tentara terluka dan sang wanita PMI membalut lukanya dengan selendang laiknya film-film romantis.

Baca: Jinichi Kawakami, Ninja Terakhir di Jepang. Ia Mampu Mendengar Suara Jarum Jatuh

Baca: Gagal Lamar Permaisuri Raja, Patih Gadjah Mada Tinggalkan Dunia Politik dan Kekuasaan

Baca: Bekerja Jadi Pembantu Rumah Tangga, Pria Ini Ngaku Digaji Rp 33 Juta. Ini Pekerjaannya

Kisah cinta Soeharto, presiden kedua republik ini jauh dari itu semua. Toh tak berarti romansa mereka biasa-biasa saja. Mereka saling mencintai tanpa hiruk pikuk. Cinta yang mewujud dalam setiap laku dan napas.

Hingga akhir hayat, hanya ada satu nama wanita di hati Soeharto, juga hanya ada satu nama pria di hati Tien, sapaan Sri Hartinah.

“Kami, istri saya dan saya, memang sama-sama setia, saling mencintai, penuh pengertian, dan saling memercayai”-Soeharto.

MEMORI BANGKU SEKOLAH
Soeharto dan Hartinah sudah saling kenal sejak kanak-kanak. Keduanya sama-sama bersekolah di satu SMP, di Wonogiri, Jawa Tengah.

Di sana, Hartinah merupakan adik kelas Soeharto. Kebetulan dia satu kelas dengan Sulardi, sepupu Soeharto.

Soeharto sendiri diceritakan tak pernah menunjukkan tanda-tdanda naksir kepada Hartinah. Justru Hartinah yang sempat berkelakar kepada Sulardi bahwa suati saat nanti dirinya akan menjadi kakak ipar Sulardi.

Selepas sekolah, keduanya berpisah. Soeharto melanjutkan ke PETA dan terjun ke dunia ketentaraan. Sementara Hartinah aktif di Laswi dan PMI.

Yogyakarta, 1947. Suatu hari, Soeharto yang sudah menginjak 27 tahun, bertandang ke kediaman keluarga Prawirowiardjo yang lama mengasuhnya.

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help