Korban KM Arista Tenggelam Jadi 15 Orang, Jasad Dua Bocah Terjepit di Mesin Kapal!

Dua jasad bocah berusia masing-masing 6 dan 7 tahun ditemukan terjepit di mesin kapal. Korban KM Arista Tenggelam di Makassar jadi 15 orang!

Korban KM Arista Tenggelam Jadi 15 Orang, Jasad Dua Bocah Terjepit di Mesin Kapal!
Tribun Timur
Para korban kapal tenggelam di perairan Makassar, Rabu (13/6/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, MAKASSAR-Dua dari delapan korban yang hilang dalam kecelakaan karamnya kapal nelayan di perairan Makassar ditemukan meninggal. Dua korban tersebut yakni Soraya (6) dan Indriani (7).

Hingga kini, jumlah sementara korban meninggal akibat kecelakaan itu bertambah menjadi 15 orang.

Baca: Kontroversial! 7 Negara Ini Punya Kebijakan Pajak Paling Konyol, Salah Satunya Pajak Bernapas!

Baca: Terungkap! Ketakutan Soal Ini, Kim Jong Un Tukar Pulpen di Detik Terakhir Sebelum Tanda Tangan

Baca: Belum Siapkan Ucapan Selamat untuk Idul Fitri? Inilah 7 Kalimat Mutiara Yang Bisa Anda Coba!

Baca: Rencana Umrah Rosdiana Dengan Sang Bunda Karam Bersama Tenggelamnya KM Arista!

"Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Jalla Ammari TNI Angkatan Laut, namun dipindahkan ke RS Bayangkara," ujar Koordinator Rescuers SAR Gabungan, Nasaruddin di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/6/2018).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua jasad bocah tersebut tanpa sengaja ditemukan tim Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan Makassar Rabu (13/6/2018).

Saat itu sudah tengah malam dan instruksi penghentian sementara pencarian korban sudah dikeluarkan.

Pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya.

Namun saat akan mengikat bangkai kapal agar tidak bergerak dan memudahkan pencarian tim melihat ada kaki di dalam kapal tersebut, sekitar pukul 00.40 WITA.

Tim KPLP pun langsung mengevakuasi dengan mengangkat kedua jenazah anak tersebut.

"Keduanya terjepit pada daerah permesinan kapal tempat penampungan solar, sehingga kedua jasadnya ditemukan dalam kondisi kulit menghitam karena terkena solar," tambahnya.

Barang lain milik korban, seperti dua kacamata, tas masih baru hingga dompet korban yang masih selamat ditemukan, dan telah diamankan oleh tim KPLP, selanjutnya diserahkan ke posko utama.

Pagi ini tim gabungan kembali mengerahkan dua kapal motor milik Basarnas untuk mencari 6 korban lainnya.

Dibantu dua kapal rakit bermotor mereka menyisir lokasi titik tenggelamnya kapal. Start dari dermaga Pelabuhan Rakyat Paotere, tim gabungan terdiri dari SAR Unhas, SAR UNM, BPBD Makassar, Damkar, Kepolisian, KPLP, PMI, Basarnas, TNI AL, dan tim penyelam turun melakukan penyisiran di lokasi kejadian kapal tenggelam tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan kronologis kejadian, pada Rabu (13/6/2018) pukul 12.45 WITA, terjadi kecelakaan di perairan Makassar (perairan Gusung) Kecamatan Ujung Tanah Makassar, perahu KM Arista tenggelam.

Kapal yang dinakhodai Kila dengan puluhan penumpang itu, bergerak dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barrang Lompo, Kelurahan Barrang Lompo Makassar Kecamatan Sangkarrang, Makassar. (Kompas.com)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved