Pencalegan DPRD Sistem Daftar Online, KPU Tanjungpinang Wanti-wanti Parpol Soal Berkas Ini!

Pencalonan DPRD tahun 2019 sedikit berbeda dengan pemilu 2014. Kini partai harus mengisi sistem pencalonan daring sebelum mendaftarkan secara resmi

Pencalegan DPRD Sistem Daftar Online, KPU Tanjungpinang Wanti-wanti Parpol Soal Berkas Ini!
tribunbatam/munirul ikhwan
Suasana bimtek KPU Tanjungpinang soal sistem pendaftaran caleg DPRD 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang melaksanakan bimbingan teknis mekanisme pencalonan anggota DPRD untuk pemilu 2019.

Pencalonan DPRD tahun 2019 sedikit berbeda dengan pemilu 2014 disebabkan partai harus mengisi sistem pencalonan daring sebelum mendaftarkan secara resmi.

"Inilah perbedaan yang mendasar, termasuk soal melaporkan harta kekayaan kepada KPK," kata Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria, Rabu (13/6/2018), kemarin usai membuka bimtek yang diikuti 16, partai politik yang lolos pemilu.

Baca: Kontroversial! 7 Negara Ini Punya Kebijakan Pajak Paling Konyol, Salah Satunya Pajak Bernapas!

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Pakai 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

Baca: Rencana Umrah Rosdiana Dengan Sang Bunda Karam Bersama Tenggelamnya KM Arista!

Baca: Pulang Merantau, Wanita Ini Kaget Saat Tahu Dirinya Dinyatakan Meninggal. Mengejutkan Alasannya!

Menurut Robby, parpol melalui operator harus meng-upload data caleg ke dalam silon KPU mulai dari 4 Juni hingga 4 Juli 2019.

Dengan waktu yang terbatas terpotong masa lebaran, kita harapkan berkas berkas caleg tersebut sudah bisa diurus sekarang supaya pada saat penyerahan berkas ke KPU sudah lengkap.

Jangan sampai selama sebulan pendaftaran melalui silon, partai alpa mengunggah data-data caleg tersebut.

Karena ini menurut dia juga untuk kepentingan publik. Dengan data data caleg masuk ke silon, maka warga Tanjungpinang dimana pun berada dapat mengetahui informasi mengenai caleg tersebut.

Suasana bimtek KPU Tanjungpinang soal sistem pendaftaran caleg DPRD
Suasana bimtek KPU Tanjungpinang soal sistem pendaftaran caleg DPRD (tribunbatam/munirul ikhwan)

"Lebih transparan dan juga memudahkan KPU Tanjungpinang dalam memperhatikan syarat 30 persen perempuan maupun kegandaan antar parpol melalui silon," katanya.

Robby mengatakan, caleg sebaiknya dari saat ini sudah harus melengkapi syarat pencalonan sesuai dengan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu sambil menanti PKPU pencalonan disahkan pemerintah.

"PKPU Pencalonan itu lebih kepada masalah apakah bisa atau tidak mencalonkan. Sedangkan yang lain hampir sama dengan draf PKPU yang dibimtek kepada jajaran KPU di Indonesia,"ujarnya.

Menurutnya KPU Tanjungpinang membuka help desk guna melayani parpol dalam melakukan konsultasi mengenai pencalonan di pemilu 2019.

"Jika teman teman partai politik agak bingung saat mengisi silon, KPU Tanjungpinang siap melayani untuk memberi tahu caranya," kata Robby.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help