Angka Cerita

Inilah 5 Fakta Rampok Driver Taksi Online dengan Jasad Tergantung di Jembatan, Ini Sang Eksekutor!

Polisi memancing mereka menyamar sebagai pembeli mobil korban yang dirampok oleh ketiganya

Inilah 5 Fakta Rampok Driver Taksi Online dengan Jasad Tergantung di Jembatan, Ini Sang Eksekutor!
Kolase TribunVideo
driver taksi online dibegal dan dibunuh 

Saat itu Bambang terjebak di dalam mobil korban yang rodanya amblas saat kabur ke areal perkebunan kelapa sawit.

"Ketika kita dekati, tersangka Bambang malah mencoba melawan petugas lagi. Karena membahayakan, kita akhirnya menembak tersangka dan tewas,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara, Sabtu (16/6/2018).

Jenazah Bambang yang tewas ditembak mati oleh Direskrimum Polda Sumsel, usai merampok sopir taksi Online M Aji Saputra
Jenazah Bambang yang tewas ditembak mati oleh Direskrimum Polda Sumsel, usai merampok sopir taksi Online M Aji Saputra (KOMPAS.com/ Aji YK Putra)

4. Polisi selidiki keterlibatan Gusti Randa

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara, sosok Gusti Randa disebut-sebut sebagai pemilik akun pemesan taksi online masih berstatus saksi.

Menurut Kapolda Sumsel, Gusti Randa tidak mengenal ketiga tersangka tersebut.

Karena pada saat pemesanan di kawasan JM Sukarame, Gusti Randa didekati para tersangka untuk meminta tolong dipesankan taksi online.

“Gusti Randa sudah diperiksa, pengakuannya tidak mengenal tiga tersangka. Tapi kita selidiki dulu, apakah betul demikian,” kata Zulkarnain saat gelar perkara diruang kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Sabtu (16/6/2018).

5. Korban awalnya hendak dibuang ke sungai namun menyangkut di jembatan

Pada awalnya, ketiga tersangka ini hendak membuang jasad korban ke aliran anak Sungai Musi dari atas Jembatan Bruge.

“Jadi, mereka itu ingin membuang jasad korban, tapi malah tersangkut. Para tersangka ingin membuangnya ke sungai karena mau menghilangkan jejak,” kata Yoga, Sabtu (16/6/2018).

Ketiga tersangka itu kemudian baru mengetahui bahwa jasad korban tidak jatuh ke sungai usia Aji ditemukan tersangkut oleh warga sekitar.

“Tiga tersangka ini takut dilihat warga. Karena tergesa-gesa, jasad korban malah tersangkut,” ujar dia.

Ternyata, tiga tersangka sudah merencanakan kejahatan ini secara matang.

Tersangka Bambang Kurniawan yang tewas, berperan sebagai yang menyiapkan rencana.

Tersangka Yogi Ardiansyah mempersiapkan alat untuk menghabisi korban seperti obeng dan tali tambang.

Sementara tersangka Willy berperan untuk menghabisi nyawa korban.

Atas perbuatannya, dua tersangka Yogi dan Willy dikenakan pasal berlapis, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (Tribunnews.com/Kompas.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help