Kisah Ching Shih, Bajak Laut Wanita Tangguh yang Disegani Sekaligus Paling Ditakuti

Armada tumbuh di bawah komandonya dengan cadangan jarahan yang meluas dan sistem bisnis yang terorganisir.

Kisah Ching Shih, Bajak Laut Wanita Tangguh yang Disegani Sekaligus Paling Ditakuti
ancient-origins.net
Ching Shih 

TRIBUNBATAM.id - Ching Shih, atau juga dikenal sebagai Zheng Shi, merupakan seorang pelacur China yang menjadi bajak laut wanita yang kuat.

Dia mengendalikan Armada Bendera Merah yang terkenal.

Armada tumbuh di bawah komandonya dengan cadangan jarahan yang meluas dan sistem bisnis yang terorganisir.

Akhirnya, Ching Shih mencari amnesti ketika ditawarkan oleh pemerintah China tetapi dengan negosiasi pertama untuk mempertahankan kekayaan dan kekuasaan yang dia peroleh sebagai seorang raja bajak laut.

Baca: Kisah Heroik Intel Kopassus Ditembaki & Diminta Selamatkan Istri Panglima GAM

Baca: Menegangkan, Begini Kisah Paspampres Indonesia Hampir Tembak Pengawal PM Israel

Baca: Tak Gentar Diintai Sniper Serbia, Begini Kenekatan Presiden Indonesia Saat Berkunjung ke Bosnia

Dilansir dari ancient-origins.net, Ching Shih dilahirkan di provinsi Guangdong, China pada tahun 1775 dengan nama lahir Shil Xiang Gu.

Dia menjadi pelacur yang bekerja di rumah bordil apung di Kanton.

Pada tahun 1801, Bajak laut Zheng Yi, pemimpin armada kapal yang disebut 'Armada Bendera Merah', memperhatikan kecantikannya dan ingin hidup bersamanya.

Ada berbagai macam kisah tentang bagaimana mereka benar-benar bersama.

Menurut beberapa orang, Zheng Yi mengirim serangan dan memerintahkan mereka untuk menjarah rumah bordil.

Dia meminta agar mereka membawa Ching Shih, pelacur favoritnya.

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help