Naik Turunkan Penumpang di Pelabuhan Tidak Resmi, Lanal Batam Larang 4 Speedboat Berlayar

Lanal Batam melarang keempat speedboat tersebut untuk melaksanakan pelayaran dan seluruh penumpang yang sudah berada diatas speed diturunkan

Naik Turunkan Penumpang di Pelabuhan Tidak Resmi, Lanal Batam Larang 4 Speedboat Berlayar
ISTIMEWA
Kapal penumpang yang dilarang berlayar di pelabuhan tidak resmi 

TRIBUNBATAM.id. BATAM – Pangkalan TNI Angkatan Laut Batam yang bekerjasama dengan aparat terkait, melaksanakan penertiban speedboat angkutan mudik lebaran yang tidak memenuhi syarat dan standar keselamatan di pelabuhan tidak resmi di kawasan Tanjung Uma, Lubuk Baja, Batam, pada Kamis (14/6).

Penertiban bermula adanya informasi dari masyarakkat terkait adanya pemberangkatan para penumpang mudik lebaran yang berangkat dari Batam dengan tujuan daerah lain di luar Batam yang menggunakan sarana speedboat namun berangkat melalui pelabuhan tidak resmi atau pelabuhan tikus yang ada di kawasan Tanjung Uma, Lubukbaja, Batam.

Baca: Open House Wagub Kepri, Tamu Berdatangan Jabat Tangan Isdianto di Kediaman Batam!

Baca: Mengejutkan! Inilah Prediksi Valentino Rossi Soal Balapan MotoGP Catalunya: Aneh dan Tak Terduga!

Baca: Inilah 5 Fakta Rampok Driver Taksi Online dengan Jasad Tergantung di Jembatan, Ini Sang Eksekutor!

Dengan adanya informasi tersebut, selanjutnya Tim dari Lanal Batam melaksanakan pemantauan terhadap aktifitas tersebut, dan pada Selasa (12/6) sore Tim Lanal Batam mendapati adanya speedboat yang sandar dan rencananya akan disiapkan mengangkut penumpang yang akan mudik lebaran di Pelabuhan Tidak Resmi di kawasan Tanjung Uma.

Setelah dilaksanakan pengecekan dan penggeledahan terhadap speedboat diketahui speedboat tersebut bernama: SB Berkat Illahi 04 dengan Nahkoda Sdr Sukiman, SB Ocean Reanth dengan nahkoda Sdr. Ali, SB Wirta Express dengan nahkoda Sdr Syahril dan SB Tanpa Nama dengan nahkoda Sdr. Syahril.

Hasil pemeriksaan terhadap dokumen yang ada di atas kapal adalah Pas kecil dan Sertifikat keselamatan masih berlaku. Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh speedboat antara lain speedboat telah melakukan kegiatan menaikturunkan penumpang mudik lebaran bukan di Pelabuhan Resmi penyeberangan penumpang, dan alat keselamatan yang terdapat pada speedboat tidak sesuai dengan jumlah penumpang. Sementara dokumen speedboat sebagian sudah tidak berlaku lagi dan SPB tidak ada serta penumpang melebihi kapasitas terlebih manifest penumpang juga tidak ada.

Danlanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa penertiban oleh Lanal Batam terhadap speedboat yang melanggar aturan, baik dokumen maupun  keselamatan akan terus ditindak tegas, hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadi kecelakaan laut yang dapat merugikan para pemudik.

Kemudian selanjutnya Lanal Batam melarang keempat speedboat tersebut untuk melaksanakan pelayaran dan seluruh penumpang yang sudah berada diatas speed diturunkan. Selanjutnya pihak agen sanggup mengembalikan biaya pembelian tiket kepada para calon penumpang sesuai biaya pembelian, sedangkan terkait kegiatan tersebut belum adanya instansi terkait lainnya yang ikut menangani permasalahan penumpang mudik melalui pelabuhan pelantar Tanjung Uma (pelabuhan tidak resmi).(*)

Penulis: Danang Setiawan
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help