Tertahan di Pelabuhan Tanjung Uban, Ada 500 Kendaraan Belum Nyeberang ke Batam!

Dalam satu hari, kendaraan roda empat yang melintas dari pelabuhan Tanjunguban menuju Batam sekitar 450 sampai 500 kendaraan

Tertahan di Pelabuhan Tanjung Uban, Ada 500 Kendaraan Belum Nyeberang ke Batam!
tribunbatam/eko setiawan
Suasana mobil yang tertahan di pelabuhan roro Tanjung Uban, Bintan akibat tingginya arus balik ke Batam 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Dalam satu hari, kendaraan roda empat yang melintas dari pelabuhan Tanjunguban menuju Batam sekitar 450 sampai 500 kendaraan. Hal itu terhitubg semenjak lebaran hingga H+4 hari ini.

Manager Usaha KPLP Tanjung Uban Adolf Dwidahana mengatakan, untuk kapal yang dioperasikan pada musim lebaran ini sekitar empat kapal.

"Kita sudah maksimalkan. Bahkan sampai empat kapal dalam satu hari," sebutnya, Selasa (20/6/2018) siang.

Baca: Inilah 5 Fakta Kapal Penumpang Tenggelam di Danau Toba, Semua Berawal dari Tali Kemudi Putus!

Baca: Viral Medsos! 2 Tahun Kerja Keras Di Taiwan, Pasangan Rombak Rumah Sederhananya Jadi Mewah!

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Pakai 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

Kendati demikian, ia memprediksi masih ada sekitar 500 kendaraan lagi yang belum menyeberang. Data tersebut diketahui dari data kendaraan masuk dan dikurang dengan kendaraan keluar.

"Semenjak H+1 sudah kita hitung. Sejauh ini masih sekitar 500 kendaraan lagi yang ada di Bintan," sebutnya.

Saat ini, kapal Roro yang dioperasikan lebih mementingkan penumpang manusia dan kendaraan yang membawa keluarga. Untuk kendaraan barang diminta antre hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Suasana mobil yang tertahan di pelabuhan roro Tanjung Uban, Bintan akibat tingginya arus balik ke Batam
Suasana mobil yang tertahan di pelabuhan roro Tanjung Uban, Bintan akibat tingginya arus balik ke Batam (tribunbatam/eko setiawan)

"Namun jika di manifestnya jelas, seperti berisi barang yang mudah busuk seperti telor cabe atau yang lainya. Pasti akan kita dahulukan," sambungnya.

Sejauh ini, menurut Adolf, pelabuhan masih ramai dan diprediksi arus balik ini masih ramai hingga H+5.

"Karena dari data kita masih 500 san lagi kendaraan toda empat yang belum nyeberang. Makanya besok sepertinya masih ramai dan itu terakhir," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help