VIDEO:Isak Tangis Keluarga Korban di RS Bhayangkara:"Siapa yang Jemput Mamakmu di Bandara Lagi Nak"

Isak tangis pilu para keluarga korban memecah keheningan ruang instalasi forensik RS Bhayangkara.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Keluarga korban kebakaran di Komplek Megacipta Industrial Park Batuampar, berdatangan ke RS Bhayangkara Polda Kepri, Kamis (21/6) sore.

Isak tangis pilu para keluarga korban memecah keheningan ruang instalasi forensik RS Bhayangkara.

Sontak para keluarga dan rekan-rekan korban kebakaran, langsung hanyut dalam tangisan yang masih belum rela akan kehilangan para korban.

"Tuhan dimana kau Tuhan, dimana lagi ini nak kami bisa melihatmu," kata orangtua korban yang histeris di depan ruang Instalasi forensik RS Bhayangkara Polda Kepri.

Dengan histerisnya, orangtua korban laki-laki kebakaran masih terus memanggil anaknya, masih terus bercerita seakan dia sedang bercerita dengan anaknya.

"Dimana kamu nak, siapa yang jemput mamak mu di Bandara lagi ketika mamak ke Batam. Diana cucu-cucu Tuhan," katanya.

Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol Djarot W mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (labfor) terhadap enam jenazah korban kebakaran di Komplek Megacipta Industrial Park Batuampar, belum ditemukan adanya tindak kekerasan.

Dikatakan Djarot, dari hasil autopsi. Penyebab kematian lima dari enam jenazah, diduga keracunan karbon monoksida (CO).

Kondisi dimana seseorang mengalami keracunan akibat terlalu banyak menghirup CO, seperti gas beracun, tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengiritasi kulit dan mata, namun sangat berbahaya.

Ia memastikan, dari enam korban kebakaran terdiri dari tiga anak-anak dan tiga dewasa.

Halaman
12
Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help