Karyawan Joshua: Kami Sempat Terima Gaji Sebelum Musibah Kebakaran Terjadi

Selain keluarga dan kerabat, karyawan Jhosua juga merasa kehilangan. Di mata karyawan, Jhosua merupakan sosok yang baik dan jarang marah.

Karyawan Joshua: Kami Sempat Terima Gaji Sebelum Musibah Kebakaran Terjadi
tribunbatam/roma uly sianturi
Suasana di rumah duka keluarga Joshua korban kebakaran di kawasan industri MIP Batuampar, Jumat (22/6/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM  - Selain keluarga dan kerabat, karyawan Jhosua juga merasa kehilangan. Di mata karyawan, Joshua merupakan sosok yang baik dan jarang marah.

"Pak Joshua ini jarang marah. Dia baik sama kami. Kalau lah waktu bisa di putar kembali. Mungkin tidak seperti ini kejadianya," sebut Irawan, karyawan Jhosua saat memberikan keterangan di Polresta Barelang, Jumat (22/6/2018).

Anan dan Irawan selama ini memang tinggal di kawasan Tersebut. Namun beda rumah dengan Joshua dan keluarga. Karyawan diberikan mes tepat di belakang rumah Jhosua.

Saat kejadian, Anan mendengar suara berisik dari rumah Joshua . Saat ia keluar ternyata warga yang sudah melempari gerbang rumah untuk segera membukakan pintu.

Saat itu juga, Anan kemudian membangunkan Irawan yang terlelap tidur dan membuka pintu gerbang. "Saat saya buka ternyata sudah ada sekuriti di luar gerbang. Kemudian kami semprotkan air dari dalam lori kami," sebutnya bercerita.

Tidak lama kemudian datang petugas pemadam kebakaran. Warga yang berada di sana disuruh minggir karena evakuasi diambil alih langsung oleh petugas damkar.

"Saat itu juga kami dilarang masuk. Kami juga melihat kondusi Anggit saat diselamatkan. Ia sangat lemas sekali," tambahnya.

Memang malang sekejab mata, Irawan mengatakan, sebelum peristiwa naas tersebut, Joshua sempat memanggil lima orang karyawan yang bekerja dengannya.

Siang sebelum kejadian, sekitar pukul 15.30 Wib, Joshua sempat membagikan gaji karyawan mereka. Tidak ada kecurigaan sedikitpun dari mereka kalau pertemuan itu adalah pertemuan terakhir.

"Kami sempat terima gaji sore hari sebelum kejadian. Gak menyangka saja kalau dia besoknya meninggal, malang memang sekejab mata," sebut Irawan.

Halaman
12
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved