Pesona Digital Hub Indonesia Hadirkan Developer Circles Community Challenge Build Day 2018

Developer Circles Community Challenge Build Day 2018 dengan Mini Hackathon yang memperebutkan hadiah USD 30.000 diselenggarakan di Poltek Batam

Pesona Digital Hub Indonesia Hadirkan Developer Circles Community Challenge Build Day 2018
Facebook Technical Partner Manager, Ryan kintannar (kanan) memberikan penjelasan mengenai produk terbaru facebook di Politeknik Negeri Batam, Sabtu 23 Juni 2018. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penetapan Batam sebagai Digital Hub Indonesia oleh Presiden Joko Widodo menarik para perusahaan digital dunia hadir di Batam. 

Developer Circles Community Challenge Build Day 2018 dengan Mini Hackathon yang memperebutkan hadiah USD 30.000 diselenggarakan di Politeknik Negeri Batam, Sabtu 23 Juni 2018.

Acara ini dibuka oleh M. Amir Fatah selaku Ketua Facebook Developer Circle Community Batam.

Facebook Developer Circle Community  merupakan komunitas para programmer developer dari yang pemula hingga ahli dengan fokus teknologi  facebook dan  terbuka untuk umum.

"Tujuannya Developer Circle Community Challenge Build Day 2018 adalah untuk menarik  minat para pemuda di bidang digital dan memfasilitasi program developer Batam seperti sharing pengetahuan  maupun kolaborasi dengan para ahli dan komunitas digital Singapura." ujar Amir dalam sambutannya.

Acara ini diinisiasi oleh Facebook Developer Circle Community dan diikuti oleh 50 orang peserta.

Peserta akan mengikuti serangkaian agenda seperti Competition Overview, Team Forming and Ideation, Facebook Developer Product Introduction oleh Ryan Kintannar-Facebook Technical Partner Manager yang khusus datang dari Amerika, Mentoring and Coding time oleh Ryan Kintannar (Technical Partner Manager at Facebook), Robert Stables ( Head of operations at Liquidpay), Seah Ying  Cong (Co – Founder Glints).

Facebook Technical Partner Manager, Ryan kintannar (kanan) memberikan penjelasan mengenai produk terbaru facebook di Politeknik Negeri Batam, Sabtu 23 Juni 2018.
Facebook Technical Partner Manager, Ryan kintannar (kanan) memberikan penjelasan mengenai produk terbaru facebook di Politeknik Negeri Batam, Sabtu 23 Juni 2018. ()

Salah satu mentor yang hadir adalah Robert Stables, Head of Operations Liquid Group Pte Ltd. Liquid Pay yang merupakan perusahaan digital payment yang berbasis di Singapura mengatakan selalu mendorong para pengajar di Politeknik Batam untuk  mengajak mahasiswa disini konsen terhadap permasalahan modern seperti cyber security dan peningkatan kurikulum.

"Peserta yang mengikuti program ini masih sangat muda, mereka disini diajarkan mengenai teknologi, bisnis dan perkembangannya, tidak ada pembatas langit-langit untuk karir mereka, sebagian ada yang mulai memiliki infant  start up company, Singapura  yang dekat dari Batam adalah batu loncatan untuk dunia yang lebih luas sesungguhnya mereka telah melihat potensi itu." kata Robert  ditengah memantau peserta yang sedang melakukan diskusi kelompok (ideation).

peserta sedang melakukan diskusi kelompok (ideation) di Politeknik Negeri Batam, Sabtu 23 Juni 2018
peserta sedang melakukan diskusi kelompok (ideation) di Politeknik Negeri Batam, Sabtu 23 Juni 2018 ()

Lebih lanjut Robert menuturkan harapannya sebagai perwakilan Liquid Pay,

"Kami berharap bisa mendengar ide-ide, ide terbaik  yang belum terpikirkan sebelumnya yang dimiliki anak muda di Batam dalam Developer Circle ini.  Kami (Liquid Pay) tidak tahu banyak hal, kami mungkin melewatkan sesuatu sehingga program ini amat baik untuk  kedua belah pihak (perusahaan dan komunitas muda)."

Developer Circles Community Challenge Build Day 2018   juga mengahdirkan Seah Ying Cong, Co-Founder dan CEO Glints sebagai salah satu mentor yang akan berbagi dan membimbing peserta.

" Developer Circle Community Challenge Build Day 2018 adalah kesempatan yang sangat baik sekali bagi para Pemuda di Batam,  Kami sendiri (Glints) mencoba berbagi dengan para pemuda yang hadir disini mengenai bagaimana kami mengembangkan Glints, sehingga dengan melihat perusahaan yang telah berkembang para pemuda ini dapat terinspirasi dan percaya diri untuk mengembangkan apa yang mereka tengah geluti, mereka sangat menjanjikan dan harus terhubungan dengan komunitas global." ujar Ying Cong.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help