KAPAL TERBALIK DI DANAU TOBA

Sedih! Sudah Enam Hari, Maria Tetap Setia di Pinggir Danau Toba, Tunggui Suaminya yang Hilang

Maria juga meletkkan dua botol minuman tradisional juga diletakkan di pinggir danau. Minuman tersebut merupakan kegemaran suaminya.

Sedih! Sudah Enam Hari, Maria Tetap Setia di Pinggir Danau Toba, Tunggui Suaminya yang Hilang
Tribun Medan
Keluarga korban setia menunggu pencarian korban KM Sinar Bangun di dermaga Tigaras, Simalungun. 

TRIBUNBATAM.id, TIGARAS - memasuki hari keenam pencarian korban kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba, hasilnya masih nihil.

Para keluarga korban, beralaskan tikar, tetap duduk di pinggir dermaga menunggu kabar, seburuk apapun kabar itu.

Di antara mereka termasuk wanita yang sudah berusia baya, Maria Magadelana Munthe. 

Maria yang berusia 52 tahun ini masih setia menunggu suaminya, Loncer Nainggolan (54) di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Jumat (22/6/2018).

Ibu tiga anak tersebut duduk beralas tikar di bawah terik matahari di bawah payung.

Matanya yang sembab terus menatap ke arah Danau Toba dan kapal-kapal tim SAR gabungan yang bolak-balik ke dermaga.

Setiap kapal yang datang, kabar yang diperoleh ibu-obu ini hanya gelengan memelas.

Suaminya dan abang iparnya, Ader Nainggolan, merupakan penumpang KM Sinar Bangun yang karam di Danau Toba.

Kapal tersebut disebut-sebut membawa 206 penumpang dan 100 unit sepeda motor.

KM Sinar Bangun tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin lalu.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help