Historia

Mengejutkan! Rebut Indonesia, Belanda Kerahkan Banyak Pesawat. Setahun Kemudian Jadi Andalan RI

Gagal total merebut kembali Indonesia, Belanda justru 'kehilangan' banyak pesawat tempur. Kemudian hari pesawat jadi andalan AURI

Mengejutkan! Rebut Indonesia, Belanda Kerahkan Banyak Pesawat. Setahun Kemudian Jadi Andalan RI
via intisarionline/A Winardi
Pesawat-pesawat AURI di Museum Dirgantara Indonesia 

Petunjuk khusus ini mengatur tentang pengibaran Bendera Merah Putih di seluruh pangkalan udara, penyerahan pangkalan udara baik menyangkut personel maupun peralatan dan pesawat yang ada di dalamnya, termasuk juga semua hal yang berkaitan dengan operasi penerbangan.

Tak lama setelah KMB, KSAU juga mengeluarkan surat keputusan yang isinya berupa penunjukan personel untuk memimpin pangkalan yang tersebar di beberapa daerah.

Kehadiran seorang komandan juga diperlukan untuk mempermudah proses transisi dari ML ke AURIS, khususnya menyangkut memberikan penjelasan kepada personel ML yang ingin bergabung dengan AURIS.

Salah seorang perwira yang diberi tanggung jawab adalah Mayor Udara Wiweko Soepono.

Baca: Resimen Pelopor! Pasukan Elite Indonesia Terlupakan: Kawal Soekarno, Sanggup Imbangi SAS Inggris!

Baca: Terungkap! Banyak Anggota Tjakrabirawa Kabur ke Thailand Jadi Biksu-Petani! Mengejutkan Alasannya!

Baca: Suka Duka Pasukan Raider! Harus Sanggup Lari Puluhan Kilometer hingga Tidur di Bawah Hujan Deras!

Tokoh penerbangan ini dipercaya memimpin Lanud Andir, Bandung. Andir merupakan pangkalan udara yang pertama diserahterimakan dari ML kepada AURIS, yakni pada 20 Januari 1950.

Namun demikian penyerahan hanya berlaku bagi lokasi pangkalan di sisi utara saja. Sedangkan pangkalan di sebelah selatan baru diserahkan pada 2 Juni 1950.

Waktu itu Andir merupakan salah satu pangkalan udara terlengkap di kawasan Pasifik Barat Daya.

Selain sebagai home base skadron tempur dan sejumlah pesawat militer Belanda lainnya. Andir juga menjadi pusat pemeliharaan pesawat militer, fasilitas teknik pesawat dan banyak lagi.

Baca: Terungkap! Inilah 5 Kecelakaan Pesawat Paling Tragis di Indonesia, Nomor 3 Pilot Diduga Bunuh Diri!

Baca: Berani Menentang AS dan Ancam Bakal Serang Israel, Presiden Turki Erdogan Sukses Menangkan Pemilu!

Baca: Nasib Tragis KRI Irian! Kebanggaan di Zaman Soekarno, Jadi Rongsokan di Masa Soeharto!

Realisasi penyerahan Andir dilakukan secara bertahap. Pada awal Maret 1950 diserahkan fasilitas penerbangan termasuk sebuah hanggar, tiga pesawat C-47 Dakota, tiga pesawat latih L-4J Piper Cub.

Tiga bulan kemudian, tepatnya 12 Juni, seluruh Lanud Andir beserta sejumlah besar pesawat pemburu, pembom, transpor, dan latih diserahkan kepada AURIS.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved