Masih Bingung Daftar Sekolah Online? Kepala Disdik Bintan: Datang ke Sekolah, Nanti Dibantu!

Kepala Dinas Pendidikan Bintan menyarankan orangtua kebingunan mendaftar sekolah online datang ke sekolah. Nanti ada petugas membantu pendaftaran!

Masih Bingung Daftar Sekolah Online? Kepala Disdik Bintan: Datang ke Sekolah, Nanti Dibantu!
DIKBUD
Ilustrasi PPDB online 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Sejumlah orangtua di Bintan mengaku masih kebingungan mendaftarkan anaknya sekolah secara online. Kepala Disdik Bintan menyarankan mereka datang ke sekolah dan mendaftar secara manual alias biasa.

Marnia, warga di Gunung Kijang mengaku tetap akan memilih mendaftar langsung ke sekolah dituju. Di Gunung Kijang sendiri, sekolah yang sudah menerapkan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online adalah SD 005 Gunung Kijang untuk jenjang SD.

Rencananya sekolah tersebut kemungkinan yang akan dituju Marnia karena dekat jarakya dari rumah. "Kayaknya daftarkan anak langsung saja deh. Takut gak bisa kalau pakai internet," kata dia, Kamis (28/6/2018).

Kondisi ini ditanggapai Kepala Disdik Bintan, Tamsir. Ia mengatakan, orangtua atau wali murid bisa datang langsung ke sekolah tujuan. "Nanti ada panita operator sekolah akan membantu mendaftarkan orang tua siswa secara online," kata Tamsir.

Baca: Inilah Khasiat Tak Terduga Letakkan Lemon dan Garam Sebelum Tidur Malam! Begini Caranya!

Baca: Terungkap! 5 Hewan Ini Bisa Mendeteksi Bahaya Lho! Semut dan Burung Kenari Paling Mengejutkan!

Baca: Akhirnya Ketahuan! Inilah Sosok Paling Diperhitungkan Timses Syahrul-Rahma di Pilwako Pinang!

Baca: Heboh! Setelah 7 Hari Menikah, Pria Ini Baru Sadar Istrinya Berjenggot dan Bersuara Mirip Pria!

Sistem PPDB Online kata Tamsir dihadirkan guna mempermudah pendaftaran. Model online memperpendek jarak, mengefektifkan waktu sebab dapat dilakukan kapan saja.

"Di online orang tua siswa atau wali murid apat langsung melihat secara langsung apakah putra/putrinya diterima atau tidak di sekolah tersebut," kata Tamsir.

Sistem PPDB online baru diterapkan tahun ajaran 2018. Untuk tahap awal, baru ada 10 SD dan 10 SMP yang diuji menerapakannya.

Proses pendaftaran dapat di lakukan dimanapun, namun orang tua siswa tetap harus memperhatikan sistem peneriman siswa baru berdasarkan zonasi.

Yakni memprioritaskan bagi siswa yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah dengan komposisi 90 persen. Sedangkan 10 persen dari luar lingkungan sekolah serta bakat dan prestasi baik akademik dan non akademik.

"Jika siswa dinyatakan lulus dan diterima tinggal verifikasi data. Pihak panitia akan memverifikasi data asli seperti SHUN, ijazah serta KK bagi yang mendaftar masuk SMP. Akta lahir dan KK asli bagi kategori SD. Kalau tidak dapar membuktikan keasliannya siswa dinyatakan gugur," timpal Kadisdik.

Mascot PPDB Online
Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help