Terungkap! Inilah Alasan Sebenarnya Lion Air Tujuan Tanjungpinang Mendarat di Batam!

Pesawat LionAir ke Tanjungpinang alami tailwind sehingga bisa menyebabkan penaikan atau penurunan kecepatan secara mendadak

Terungkap! Inilah Alasan Sebenarnya Lion Air Tujuan Tanjungpinang Mendarat di Batam!
Kompas.com
Ilustrasi Pesawat Lion Air 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Pesawat LionAir tujuan Tanjungpinang dari Jakarta mengalihkan pendaratan (divert) ke Bandara Hang Nadim di Batam, Minggu (1/7/2018) akibat terjadinya tailwind yang berpotensi menyebabkan penaikan atau penurunan kecepatan pesawat secara mendadak.

Pesawat dengan nomor penerbangan JT620 akhirnya mendarat di Batam pukul 10.03 WIB. Sedianya, menurut Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, pesawat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) mendarat ke Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, pukul 09.55 WIB.

Baca: Terserang Kolesterol Jahat? Jangan Panik, Coba Atasi Dengan 2 Siung Bawang Putih. Begini Caranya!

Baca: Pendaftaran SMP Negeri di Tanjungpinang Terapkan Sistem Zonasi. Ini SMP dan Zonasinya!

Baca: Terungkap! Inilah Rahasia di Balik Ketangguhan Pasukan Berkuda Persia Kuno di Medan Perang!

Baca: Mengenal Jenderal Hoegeng, Kapolri Paling Legendaris di Kepolisian. Ini Sepak Terjangnya!

Pesawat mengangkut enam kru, 183 penumpang dewasa, enam anak-anak serta satu bayi. "Penerbangan Lion Air JT620 lepas landas dari Cengkareng pukul 08.25 WIB sesuai jadwal keberangkatan dan tepat waktu.

Seharusnya dijadwalkan tiba di Tanjungpinang pukul 09.55 WIB. Lion Air telah menyampaikan secara jelas terhadap situasi yang terjadi. Setibanya di Batam, seluruh penumpang tetap berada di dalam pesawat dan menerima informasi sesuai perkembangan," katanya.

Danang menerangkan bahwa pesawat tersebut menjalani kembali pemeriksaan sebelum terbang (pre-flight check) di Batam dan kondisi laik serta aman. Lion Air menerbangkan kembali penerbangan dengan nomor JT620D pukul 11.32 WIB, setelah mendapatkan informasi Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah dinyatakan aman untuk proses pendaratan dan lepas landas. Pesawat mendarat di Tanjung Pinang pukul 11.45 WIB.

"Kejadian tersebut menyebabkan keterlambatan penerbangan JT621 rute Tanjungpinang menuju Cengkareng, yang seharusnya mengudara pukul 10.35 WIB. Lion Air telah memberangkatkan JT621 dengan pesawat yang sama, menggunakan jadwal keberangkatan terbaru pukul 12.34 WIB dan tiba di Cengkareng pukul 13.52 WIB," ujarnya.

"Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul agar operasional penerbangan Lion Air lainnya tidak terganggu," katanya. Terpisah, General Manager Angkasa Pura cabang Bandara RHF Tanjungpinang, Hotasi Manalu mengonfirmasi adanya kejadian itu.

Dikonfirmasi Tribun Batam pesawat Lion Air yang hendak mendarat di Bandara RHF Tanjungpinang mendadak cuaca buruk angin kencang disertai hujan.

Suasana Bandara RHF Tanjungpinang
Suasana Bandara RHF Tanjungpinang (tribunbatam/wahib waffa)

"Sekitar jam 10.00 WIB tiba tiba cuaca mendadak buruk. Akhirnya dialihkan divert ke Bandara Batam. Sekitar pukul 13.00 wib bisa mendarat ke Pinang," ungkap hotasi melalui via singkat WhatsApp. Seorang penumpang mengatakan saat penerbangan kondisi cuaca buruk.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved