Ketika Status Janda Dianggap Sial di India, Ini yang Dilakukan Mereka Mengisi Sisa Hidup

Para janda tersebut juga banyak ditolak masyarakat dan mereka ditinggalkan oleh orang-orang yang mereka cintai.

Ketika Status Janda Dianggap Sial di India, Ini yang Dilakukan Mereka Mengisi Sisa Hidup
bbc indonesia
Gayatri sedang melakukan puja (doa pagi) di ashram Meera Sahbagini, yang didirikan 60 tahun yang lalu dan merupakan rumah bagi 220 janda. 

TRIBUNBATAM.id- Beberapa orang Hindu yang paling konservatif di India percaya bahwa seorang wanita yang suaminya telah meninggal, tidak lagi hidup karena dia gagal mempertahankan jiwanya.

Para janda tersebut juga banyak ditolak masyarakat dan mereka ditinggalkan oleh orang-orang yang mereka cintai.

Ribuan wanita miskin pergi ke Vrindavan, sebuah kota sekitar 100 km selatan Delhi yang merupakan rumah bagi lebih dari 20.000 janda.

Para perempuan ini tidak punya pilihan selain tinggal di ashram vidhwa (ashram untuk janda) yang dijalankan oleh pemerintah, perusahaan swasta, dan LSM.

Ashram adalah sebutan untuk tempat orang suci melakukan pertapaan demi hidup dalam damai dan bahagia dia tengah-tengah alam

Dibalut warna putih, mereka tahu mereka tidak akan pernah pulang ke rumah dan bahwa ini adalah tempat mereka akan mengakhiri hari-hari mereka.

Baca: Saya Lihat Mayat-Mayat Tergantung dan Bibi Ada di Dekat Tempat Tidur. Saya tak Sanggup

Baca: 10 Pekerjaan Aneh Ini hanya Ada di India. Mulai dari Pembawa Helm Hingga Penawar Harga

Baca: Keturunan Tionghoa & India Dilarang Punya Tanah di Yogyakarta, Begini Kisah 5 Warga Ini Menyikapinya

Menurut tradisi Hindu, seorang janda tidak dapat menikah lagi.

Dia harus bersembunyi di rumah, melepas perhiasannya dan memakai warna berkabung.

Dia menjadi sumber rasa malu bagi keluarganya, kehilangan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan beragama dan terisolasi secara sosial.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help