Utang Indonesia di Era Jokowi Naik 48 Persen, Perlukah Khawatir?

Selama 4 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, utang naik 48 persen hingga mencapai 181 miliar dolar AS.

Utang Indonesia di Era Jokowi Naik 48 Persen, Perlukah Khawatir?
acumon.net.au
ilustrasi Utang 

Tetapi, apakah Indonesia akan mengalami hal serupa dengan Yunani?

Untuk menjawabnya, mari kita tinjau lebih dalam status utang Indonesia saat ini.

Utang negara pada akhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2014 berkisar di angka 122 miliar dolar AS.

Selama 4 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, utang tersebut bertambah 48 persen hingga mencapai 181 miliar dolar AS.

Penambahan utang yang terjadi cukup besar jika dibandingkan dengan masa pemerintahan SBY, antara 2009 dan 2013 utang negara naik di kisaran 26 persen.

Baca: Negaranya Punya Utang Rp3.482 Triliun, Rakyat Malaysia Galang Dana. Sehari Terkumpul Segini

Baca: Kali Pertama pascakrisis, Rating Utang Luar Negeri Indonesia Naik Satu Tingkat. Apa Maknanya?

Rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini berada pada kisaran 30 persen, meningkat dari 24,7 persen pada 2014.

Angka tersebut masih relatif aman dan sesuai dengan aturan Undang-Undang Keuangan Negara yang membatasi rasio utang terhadap PDB di angka 60 persen.

Utang pemerintah Indonesia juga masih relatif terkendali jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Di Amerika dan Jepang, rasio utang terhadap PDB masing-masing berada di angka 105 persen dan 253 persen.

Angka sebesar itu cukup umum di negara maju yang secara mudah bisa mendapatkan pinjaman.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved