Soal Kapal Diduga Bawa TKI Karam di Johor, Ini Penjelasan Basarnas Tanjungpinang

Kita tugaskan pos Batam tetap siaga. Kalau ada informasi atau ditemukan di korban untuk segera melaporkan ke kita

Soal Kapal Diduga Bawa TKI Karam di Johor, Ini Penjelasan Basarnas Tanjungpinang
bbc indonesia
Petugas medis Malaysia memberikan pertolongan kepada seorang penumpang yang berhasil diselamatkan 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Kapal karam diduga membawa TKI karam di Malaysia hingga kini masih dalam proses pencarian oleh otoritas penyelamatan Malaysia.

Pihaknya pun mendapatkan informasi tersebut tadi malam. Kejadian itu dialami sekira pukul 01.45 dinihari, Senin (2/7/2018).

Eko Supriyanto, Kasi Operasi Basarnas kelas A Tanjungpinang yang membawahi wilayah seluruh wilayah Kepri mengatakan

bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan pasti tentang jumlah korban jiwa. Namun pihaknya tetap berkordinasi dengan MRCC otoritas penyelamatan Malaysia.

Baca: Mengenal Tim Nanggala! Intelijen Tempur Kopassus Yang Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

Baca: Mau Racun Tubuh dan Stres Menghilang? Cobalah Rendam Kaki Anda ke Dalam Ramuan Ini

Baca: Mengenal Jenderal Hoegeng, Kapolri Paling Legendaris di Kepolisian. Ini Sepak Terjangnya!

Baca: Mengintip Khasiat Tak Terduga Daun Jambu Biji. Ampuh Bantu Lawan Diabetes. Begini Caranya!

"Wilayahnya itu jauh masuk wilayah Johor Malaysia tak jauh dari bibir pantai Malaysia. Karena itu bukan kewenangan kita, tetap berkordinasi saja dengan pihak Malaysia," kata Eko Supriyanto saat dikonfirmasi Tribun Batam, Selasa (3/7/2018).

Lebih lanjut kemungkinan korban mengarah ke perairan Kepri sangatlah kecil. Namun pihaknya tetap stand by begitu dapat informasi bilamana ada ditemukan korban yang memungkinkan korban dari kapal tersebut.

Petugas medis Malaysia memberikan pertolongan kepada seorang penumpang yang berhasil diselamatkan.
Petugas medis Malaysia memberikan pertolongan kepada seorang penumpang yang berhasil diselamatkan. (bbc indonesia)

"Kita tugaskan pos Batam tetap siaga. Kalau ada informasi atau ditemukan di korban untuk segera melaporkan ke kita. Namun kemungkinan itu kecil mengarah ke kita. Karena saat ini angin laut mengarah ke Utara. Artinya mengarah ke ke Laut Cina Selatan. Bahkan dari perairan internasional cukup jauh," katanya lagi.

Berdasarkan laporan yang diterima, jarak dengan bibir pantai Punggai Johor Malaysia sekitar 8 North Mill.

Sedangkan untuk jumlah korban Total yang ditemukan 26 orang. 25 selamat satu meninggal dunia. Sedangkan sisanya 18 orang masih dalam pencarian.

Saat ditanya apakah kapal itu dari wilayah perairan Batam ataupun Bintan menuju Malaysia atau sebaliknya, pihaknya belum mengetahui.

"Kita belum tau ya. Apa itu dari Batam, atau Bintan mau ke Malaysia atau sebaliknya," tambahnya. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved