Home »

News

Historia

Inilah Subutai, Si 'Anjing Perang' dari Kekaisaran Mongol yang Terlupakan. Ini Sepak Terjangnya

Konon ada empat 'anjing perang' Genghis Khan yang selalu beringas melahap daging musuh-musuhnya dalam pertempuran

Inilah Subutai, Si 'Anjing Perang' dari Kekaisaran Mongol yang Terlupakan. Ini Sepak Terjangnya
Cultura Colectiva
Ilustrasi 

Subutai diyakini lahir antara 1160 -1170-an dan berasal dari suku Uriangkhai (bukan bagian dari suku Mongol).

Mereka adalah orang-orang yang hidup di hutan dan tak seperti bangsa Mongol yang dikenal sebagai penunggang kuda, suku Uriangkhai menggeluti perdagangan bulu dan pandai besi.

Telah dicatat bahwa Subutai adalah putra seorang pandai besi.

Sebagai pandai besi, ayah Subutai akan menawarkan jasanya kepada bangsa Mongol untuk memperbaiki barang-barang logam yang rusak, seperti senjata atau peralatan dapur.

Mungkin melalui jalan ini juga, Subutai untuk pertama kalinya bertemu dengan bangsa Mongol.

Ilustrasi
Ilustrasi (Cultura Colectiva)

Sebagai seorang remaja, Subutai bergabung dengan pasukan Genghis Khan.

Menurut satu sumber, Subutai baru berusia 14 tahun ketika dia pergi untuk bergabung dengan pasukan Mongol.

Karena usianya yang terlalu muda untuk dapat mengikuti petempuran, maka ia ditunjuk sebagai penjaga pintu bagi Khan.

Dalam posisi inilah Subutai mulai belajar seni perang Mongol.

Sebagai seorang penghuni hutan, Subutai tidak memiliki pengalaman dalam menunggang kuda, dan mulai mempelajarinya dari perwira Mongol.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help