Sebelum Ditemukan Tewas Mengapung di Dam Sei Ladi, Edi Sempat Pukul Nur. Diduga Motif Cinta

Dari hasil pemeriksaan sementara, Edi meninggalkan rumah pada Senin (2/7/2018) dini hari.

Sebelum Ditemukan Tewas Mengapung di Dam Sei Ladi, Edi Sempat Pukul Nur. Diduga Motif Cinta
tribun batam
Proses evakuasi mayat laki-laki di Sei Ladi, Rabu (4/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hari ini, Kamis (5/7/2018), Polisi mengungkap identitas mayat pria  yang ditemukan terapung di Dam Sei Ladi, Batam yang tenggelam dikawasan Dam Sei Ladi, kemarin.

Pria itu bernama Taban Musadi alias Edi (30).

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yunita Stevani, mengatakan, identitas korban terkuak setelah polisi mencocokan sidik jari korban di rumah sakit.

Data korban terekam E-KTP Disdukcapil Batam.

"Kita sudah mendapatkan identitas pria itu. Dia warga Tiban Indoteri namanya Edi. Di sana dia tinggal bersama bapak angkatnya yang bernama Pariyudi,"kata Stevani.

Sejauh ini sudah ada beberapa orang yang diperiksa oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Lubuk Bajam diantaranya Paryudi, istrinya, anak lelaki Paryudi, kemudian Nur Azizah anak dari Paryudi dan pacar dari Nur Azizah.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Edi meninggalkan rumah pada Senin (2/7/2018) dini hari.

Baca: VIDEO: Detik-detik Evakuasi Mayat di Dam Sei Ladi

Baca: Saat Dievakuasi, Mayat Pria di Sei Ladi Ternyata Terikat Koper Hitam

Baca: Koper Hitam yang Terikat Bersama Mayat Pria di Sei Ladi Berisi Batu-Batu Besar

Ketika itu, ia sempat memukul Nur Azizah ketika Nur tengah terlelap tidur.

"Setelah korban ini memukul Nur, dia kabur dengan menggunakan motor. Dan dia tidak pernah kembali sampai ditemukan tewas mengapung di Dam Sei Ladi," tambah Stevani.

Dia menambahkan, Edi memukul Nur karena selama ini Edi menaruh hati kepada Nur.

Namun, Nur tidak meladeni cinta Edi lantaran Nur menganggap Edi adalah kakaknya.

Apalagi, saat ini Nur sudah mempunyai pacar.

Baca: Dokkes Polda Kepri Periksa Mayat Pria Mengapung di Dam Sei Ladi. Ternyata Sudah Meninggal 3 Hari

Baca: Mayat di Sei Ladi Sudah Dievakuasi. Jenis Kelaminnya Laki-laki. Kondisi Mayat Mulai Membusuk

"Karena itu dia mungkin marah dan memukul Nur ketika dia sedang tidur. Nur juga sempat bilang kalau si Edi kabur dengan motornya,"kata Stevani lagi.

Penyebab kematian Edi masih belum bisa diketahui.

Yang jelas, sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan beberapa keterangan saksi. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help