5 Fakta Ledakan Bom di Pasuruan. Meledak 5 Kali hingga Kapolsek Dikejar Pelaku

"Sesampai di lokasi, pelaku keluar dari rumah dan dikejar warga. Melihat saya, pelaku berlari menuju ke arah saya," kata Kapolsek

5 Fakta Ledakan Bom di Pasuruan. Meledak 5 Kali hingga Kapolsek Dikejar Pelaku
DOK SURYA
Reror bom di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018) 

TRIBUNBATAM.id, PASURUAN - Suara ledakan terdengar keras di pemukimam padat penduduk di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/7/2018) siang.

Informasinya, ledakan itu bersumber dari sebuah bom yang meledak.

Baca: Rencana Liburan ke Padang Berubah Duka, Marijan Kehilangan 7 Anggota Keluarga dalam Perjalanan

Baca: Deretan Fakta Kasus Anak Mutilasi Ibunya di Pontianak. Cerita Warga, Pembantu Teriak Minta Tolong

Baca: Saat Diparkir di Garasi Rumah, Mobil Ketua Panwaslu Rote Dibakar OTK Dini Hari Tadi

Berikut fakta-fakta di baliknya: 

1. Meledak 5 Kali

Ledakan yang mengganggu ketenangan warga Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/z/2018) siang terjadi sebanyak lima kali.

Berdasarkan pengakuan warga, Hartono, suara ledakan itu terdengar sebanyak lima kali. Ledakan itu bersumber dari rumah Saprani.

Saprani adalah pemilik rumah yang dikontrakkannya itu. "Tadi saya di warung, terus kok ada suara ledakan. Sekali saya biarkan, eh ternyata terjadi sampai lima kali. Saya langsung lari ke lokasi," katanya.

2. Seorang Anak Terluka

Saprani menjelaskan, di lokasi, sudah banyak warga yang berkerumun di sana.

"Tidak tahu itu bom atau tidak. Yang jelas rumah yang dihuni sama orang yang disitu rusak. Dan anak laki-laki terluka. Tidak tahu itu anaknya siapa. Sama warga sudah dilarikan ke RSUD Bangil," tambahnya. 

Baca: Timnas Indonesia U19 4-1 Filipina - Pelatih Indra Sjafri Sebut 10 Menit 4 Gol Itu Rahasia Allah

Baca: Hasil Lengkap dan Klasemen Grup A Piala AFF U19 2018. Usai Comeback Hebat Timnas Indonesia U19

Baca: Jadwal Lengkap Perempat Final Piala Dunia 2018. Malam Ini Uruguay vs Perancis

Halaman
1234
Editor: nandarson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help